Sidak Ke Sumber Air di Omben, Permasalahan Air Bersih Menjadi Perhatian Pj Bupati

SAMPANG – DISKOMINFO

Permasalahan air bersih menjadi perhatian serius bagi Drs Ec H Jonathan Judianto M.MT Pj Bupati Sampang Madura Jawa Timur. Tak pelak pasca munculnya reaksi dan aksi dari masyarakat Kecamatan Omben ke kantor Pemkab selasa 21/8 menjadi pintu bagi mantan Pj Bupati Kota Sidoarjo itu untuk melakukan langkah konkrit
Diawali dengan melakukan sidak rabu malam 23/8 ke sumber air yang ada di Kecamatan Omben untuk memastikan lokasi sumber air dan mengecek langsung keberadaan irigasi termasuk menampung keluhan masyarakat. Hasil dari sidak di tindak lanjuti dengan pertemuan mendadak dengan Direktur PDAM Sampang Ir Achmad Fauzan dan Camat Omben malam itu juga
Menurut Drs Ec H Jonathan Judianto M.MT permasalahan di Kecamatan Omben akan di selesaikan secara komprehensif melalui pemasangan water meter dan melakukan rotasi petugas. Selain itu di perlukan peningkatan kontrol, peningkatan frekuensi Sosialisasi serta pengumuman tentang kejelasan biaya standart pasang baru

Dijelaskan ada dua permasalahan di Kecamatan Omben yakni masalah air bersih dan air irigasi yang terintegrasi dalam satu pompa, kedepan harus ada pemisahan dan di butuhkan penambahan titik pengeboran hingga mesin yang lama di gunakan untuk irigasi sedangkan yang baru khusus mesin pendorong air minum, “Jika upaya itu di lakukan dan di tambah dengan pembenahan managemen maka permasalahan di Kecamatan Omben akan selesai,”ujar Drs Ec H Jonathan Judianto M.Mt
Ia sangat yakin akan mendapatkan bantuan mesin pengeboran dari Pusat sebab teralokasi 6 unit dan 1 unit bisa di dorong ke Kecamatan Omben. Tidak hanya permasalahan air bersih di Kecamatan Omben, Drs Ec H Jonathan Judianto juga menyoroti problem air bersih yang ada di Kabupaten Sampang
Menurutnya potensi air bersih sangat mencukupi kebutuhan masyarakat Sampang namun Water Lost terlalu tinggi karena Managemen dan tata kelola jaringan, meterisasi serta Pengawasan yang masih lemah menjadi penyebab dari adanya problem air bersih. Dalam konteks itu pihak Managemen PDAM sudah satu pemahaman dan komitmen untuk menyelesaikannya
Ditambahkan Ia tidak sepakat jika indikator permasalahan air bersih di Kabupaten Sampang akibat terbatasnya potensi yang ada, secara prinsip yang perlu di evaluasi adalah Managemen dan Tata kelola termasuk sistem yang ada karena permasalahan sangat komplek.