Menyongsong PSU Pilkada, Pj Bupati Dan Forkopimda Gelar Pertemuan Tertutup Dengan Para Ulama

SAMPANG – DISKOMINFO

Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sampang Madura Jawa Timur menggelar pertemuan tertutup dengan Ulama setempat
Pertemuan yang di gelar minggu malam 16/9 di Pendopo Bupati di hadiri oleh Pj Bupati Sampang Drs Ec H Jonathan Judianto M.MT, Kapolres AKBP Budi Wardiman SIK SH MH, Dandim 0828 Letkol CZY Ary Syahrial SE, Kasi Intel Kejari Joko H SH, Sekkab, Kepala Bakesbangpol, Kabag Humas serta para Ulama Sampang
Dalam kesempatan itu para Ulama menyampaikan pandangan dan harapan melalui KH Bukhori Maksum Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Sampang
Menurutnya saat ini tingkat kepercayaan masyarakat terhadap Penyelenggara Pilkada Serentak sudah mulai menurun. Dijelaskan indikasi menurunnya tingkat kepercayaan akibat amar putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang PSU Pilkada di seluruh TPS

Selain itu juga amburadulnya DPT serta masih banyaknya pelanggaran menjadi bukti lemahnya pengawasan Penyelenggara, “Harapan kami terletak kepada sikap dan langkah dari Pj Bupati maupun jajaran Forkopimda untuk mewujudkan PSU yang lancar, aman, jurdil dan berkualitas,”ujarnya. Selanjutnya para Ulama di Sampang meminta agar Pj Bupati maupun Forkopimda memberikan perhatian khusus serta penekanan kepada Penyelenggara, Mengingatkan Pj Bupati terhadap netralitas ASN serta Kades
Selain itu pengamanan di Daerah rawan perlu di tambah dan di perketat, Bawaslu harus bersikap profesional dan tegas jika ada pelanggaran, C6 atau Surat Undangan harus di berikan kepada pemilih yang berhak, Melakukan Sosialisasi intens kepada masyarakat untuk menjauhi politik uang dan menyarankan bila memenuhi unsur regulasi yang ada agar di lokasi rawan perlu melokalisir TPS. KH Bukhori Maksum menekankan DPT Pilkada harus di perbaiki secara total sebab akan berdampak kepada Pileg dan Pilpres tahun 2019 serta data penduduk yang di manfaatkan sebagai bantuan bagi masyarakat
Menanggapi harapan para Ulama, Pj Bupati Sampang Drs Ec H Jonathan Judianto M.MT mengaku telah memberikan arahan kepada KPU terkait apa yang menjadi dasar dari PSU termasuk revisi DPT
Tidak hanya itu, mantan Kepala Bakorwil Madura sudah mengingatkan jajaran Bawaslu supaya memperketat Pengawasan. Diungkapkan juga pada PSU Pilkada memerlukan dana 25 M, dengan rincian 12 M sisa dana Pilkada Serentak yang belum terserap dan 13 M di sediakan Pemkab, “Kami membutuhkan masukan para Ulama, dan berharap doa serta dukungan langsung agar PSU Pilkada berjalan lancar sesuai harapan serta di terima oleh semua pihak,”tuturnya
Sementara Komisioner KPU H Miftahurrozak mengaku masih belum mengetahui hasil pertemuan tertutup para Ulama dengan Pj Bupati maupun Forkopimda. Namun Ia menyatakan Taqdim dan akan berupaya melakukan langkah sesuai amar putusan MK dan menjalankan tupoksi sesuai regulasi maupun ketentuan yang berlaku, “Mohon masukan dan bimbingan serta doa maupun dukungan agar PSU Pilkada berjalan lancar sesuai harapan para Ulama dan masyarakat,”ucap H Miftahurrozak. Ia menegaskan KPU Kabupaten Sampang menyongsong PSU Pilkada sudah menetapkan jadwal dan Tahapan termasuk langkah strategis tahapan Pemutakhiran Data pemilih berbasis amar putusan MK.