Warga Isolasi Mandiri di Sampang Dapat Bantuan, Simak Cara Mendapatkannya

Plt. Kadinsos dan P3A Fadeli.

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menyiapkan bantuan untuk warga yang menjalankan Isolasi Mandiri (Isoman) dampak pandemi Covid-19.

Bahkan, hingga saat ini sudah ada puluhan penerima yang tersebar di enam kelurahan Kecamatan Sampang.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos dan P3A) Sampang, M. Fadeli mengatakan, bahwa bantuan Isoman yang ada di wilayah instansinya dikhususkan bagi warga di wilayah Kelurahan saja.

Sebab, untuk masyarakat desa sudah ditangani oleh Pemerintah Desa (Pemdes) masing-masing dengan menggunakan dana desa.

“Kami hanya di wilayah kelurahan dan bantuan ini bersumber dari Biaya Tidak Terduga (BTT),” ujarnya kepada TribunMadura.com, Senin (16/8/2021).

Ia menambahkan, hingga saat ini sudah tercatat ada 78 orang penerima, bahkan bantuannya sudah direalisasikan.

“Masing-masing penerima mendapatkan bantuan senilai Rp. 200 ribu, namun berbentuk sembako dan vitamin,” terangnya.

Menurutnya, pendataan penerima yang dilakukan oleh pihaknya dengan cara usulan, sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) nomor 24 Tahun 2020.

Bahwa, pendataan berawal dari pihak Kelurahan ke Kecamatan, kemudian ke Dinkes setempat, baru ke Dinas Sosial.

“Baru setelah data penerima ada di kami, langsung kami ajukan ke BPPKAD untuk mencairkan dana bantuannya,” tuturnya.

“Sehingga, bila tidak ada surat (pengajuan bantuan) kami tidak bisa memberikan bantuan tersebut,” imbuhnya.

Maka dari itu, pihaknya berharap agar masyarakat yang sedang menjalankan Isoman untuk melaporkan kondisinya ke pihak kelurahan masing-masing agar tercatat sebagai penerima.

“Penerima dihitung per kepala atau orang, misalkan satu rumah ada 4 orang menjalankan Isoman, berarti semuanya bisa tercatat sebagai penerima,” pungkasnya. (dhe)