Wabup Sampang Ikuti Rakor Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Bersama Wagub Emil Dardak

Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat saat mengikuti Rakor.
(Foto : Prokopim Pemkab)

SURABAYA – Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat mengikuti rapat koordinasi (Rakor) Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) di Hotel Harris Surabaya, Rabu (22/9/2021) malam.

Rapat yang dibuka oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak dihadiri pula oleh Sekretaris Eksekutif Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) RI Ir Suprayoga Hadi, Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdaprov Jatim Ir Jumadi, Kepala Bappeda Provinsi Jatim Ir Mohammad Yasin, Wakil bupati dan Wakil wali kota se Jatim selaku Ketua TKPK di masing-masing kabupaten/kota, serta, Kepala Bappeda kabupaten/kota se Jatim.

Rakor yang digelar bertajuk ‘Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem di Jawa Timur’ itu diselenggarakan selama 22-24 September 2021.

Para Wakil Bupati bersama Wakil Gubernur Jawa Timur.
(Foto : Prokopim Pemkab)

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak yang hadir mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tersebut mengajak seluruh Ketua TKPK di masing-masing kabupaten/kota untuk bersama-sama dan bergotong royong menurunkan angka kemiskinan di Jatim.

Menurutnya, menanggulangi kemiskinan bukanlah tugas yang mudah. Untuk itu, dirinya mengingatkan bahwa upaya menurunkan angka kemiskinan merupakan tugas seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Insya Allah TKPK di masing-masing kabupaten/kota se Jatim berkomitmen tinggi untuk bisa menjalankan strategi nasional, yakni mewujudkan pengentasan kemiskinan ekstrem,” kata Wagub Emil Dardak.

Dalam menanggulangi kemiskinan menurutnya bukan tugas satu OPD saja, tapi tugas seluruh elemen di dalam pemerintahan yaitu harus bisa ikut bergotong-royong menangani kemiskinan.

Sementara itu, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat meminta agar semua pihak yang terkait dengan penanggulangan kemiskinan di Kota Bahari dapat bersinergi untuk memaksimalkan semua program penanganan kemiskinan.

“Saya meminta agar dimasa pandemi Covid-19 ini, kita tetap berakselerasi dan bersinergi guna memaksimalkan seluruh program pemerintah yang bersentuhan langsung pada masyarakat,” jelasnya.

Menurutnya, pandemi Covid-19 mempengaruhi roda perekonomian yang sangat dirasakan oleh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sampang.

“Tidak bisa kita pungkiri dengan pandemi Covid-19 saat ini pasti akan memperburuk tingkat angka kemiskinan di daerah, karena terbatasnya ruang gerak ekonomi,” ungkapnya.

Wabup berharap semua organisasi perangkat daerah (OPD) dapat bekerjasama dalam penanganan kemiskinan. (dhe)