Wabup Sampang Bersama Forkopimda Musnahkan Barang Bukti Selama Tahun 2021

Wabup Sampang bersama Forkopimda saat melakukan pemusnahan barang bukti.
(Foto : Prokopim Pemkab)

SAMPANG – Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat bersama Forkopimda Sampang menghadiri kegiatan Pemusnahan Barang Bukti (BB) yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap (Inkracht) Kejaksaan Negeri Sampang yang putus perkara tahun 2021 di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Sampang pada Rabu (24/11/2021).

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar pada BB telepon genggam dan alat yang biasa digunakan pengguna narkotika jenis sabu.

Adapun BB berupa baju dan senjata tajam (sajam) dan senjata api (senpi) dimusnahkan dengan cara dipotong menggunakan geranda.

Kemudian BB berupa narkotika berjumlah belasan kilo dimusnahkan dengan cara dilarutkan dalam air mendidih kemudian ditutup dan dibuang ke dalam kloset.

Kejari Sampang Imang Job Marsudi
menyampaikan bahwa pemusnahan yang dilakulan merupakan hasil dari pengungkapan kasus sebanyak 124 perkara dalam setahun.

“Pemusnahan ini merupakan tugas dan fungsi kami selaku eksekutor, dimana seluruh barang bukti merupakan hasil dari pengungkapan 124 kasus selama 2021,” ungkapnya.

Kasus perkara didominasi narkotika yakni mencapai 105 kasus dan sisanya merupakan kepemilikan Sajam dan kasus lainnya.

“Kasus narkotika ini mewabah dimana-mana, kita mendapati 12,7 kg narkotika jenis sabu dan ini jumlah yang banyak sekali, ” Jelasnya.

Ia mengungkapkan bahwa Kejari bersama dengan para penegak hukum dan pemerintah daerah telah berkomitmen dalam menumpas penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Sampang.

“Perlu diketahui kemarin sudah ada yang divonis paling tinggi 18 tahun penjara karena penyalah gunaan narkotika, ini bukti keseriusan kami bersama aparat penegak hukum dan pemerintah daerah untuk menyelamatkan generasi bangsa,” lanjutnya.

Disisi lain Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat mengapresiasi kinerja seluruh pihak yang terlibat dalam penegakan hukum sehingga berhasil mengumpulkan BB

“Barang bukti yang kita lihat bersama saat ini merupakan bukti keseriusan para penegak hukum, saya harap kedepannya kita semakin solid untuk menjaga Sampang, ” tuturnya.

Ia juga menyinggung terkait BB narkotika jenis sabu yang menurutnya tergolong banyak, sehingga ia meminta seluruh pihak terkait untuk memberikan perhatian khusus demi memerangi penyalahgunaan narkotika.

“12, 7 kg sabu ini tergolong banyak, sehingga saya meminta kepada seluruh penegak hukum terkait untuk menindak secara sigap dan tanggap bila ada penyalahgunaan narkotika di Sampang demi menjaga generasi kita,” tutupnya. (rsa/dhe)