Wabup Sampang Apresiasi Antusiasme Ulama Untuk Divaksin

Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat saat meninjau vaksinasi kepada ulama.

SAMPANG – Antusiasme masyarakat di Kabupaten Sampang untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 terus meningkat. Terbukti para Kiai dan ibu Nyai dari Desa Prajjan Kecamatan Camplong mendatangi Pendopo Wakil Bupati (Wabup) Sampang di Jalan Trunojoyo untuk menerima suntikan vaksin Astrazenica Senin (16/08/2021).

Wabup Sampang H. Abdullah Hidayat menyampaikan, kegiatan vaksinasi Covid-19 untuk para kiai dan ibu nyai merupakan rangkaian kegiatan peringatan hari pramuka Ke-60 tahun 2021.

Kwarda Gerakan Pramuka Provinsi Jatim memberikan kuota sebanyak seribu sasaran vaksinasi untuk Kwarcab Kabupaten Sampang.

“Kami sangat mengapresiasi antusiasme para kiai dan ibu nyai untuk mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19. Semoga ini bisa menjadi dorongan bagi masyarakat untuk tidak takut divaksin. Karena vaksin itu menyehatkan bukan mematikan,” ucap Abdullah Hidayat

Sementara itu, Kiai Naim Jawari mengutarakan bahwa, ada sekitar 25 kiai dan nyai dari Desa Prajjan yang hari ini mengikuti penyuntikan vaksin Astrazenica di Pendopo Wabup.

Baginya, vaksinasi ini sebagai bentuk ikhtiar untuk melindungi diri dan keluarga dari bahaya virus Corona. Dirinya beserta kiai yang lain sengaja mengambil vaksin jenis Astrazenica karena menjadi persyaratan untuk bisa mengikuti ibadah umroh dan haji.

“Alhamdulillah para kiai dan nyai antusias sekali untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan pemerintah,” ucapnya.

Pihaknya menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Sampang yang telah membantu memfasilitasi program vaksin. Ia juga mengajak kepada semua warga agar tidak takut untuk divakasin karena vaksin itu halal dan aman.

“Semoga masyarakat Sampang senantiasa dilindungi dari segala macam musibah dan semoga penyakit atau virus ini segera diangkat oleh Allah SWT,” harapnya.

Sekedar diketahui, Kiai dan ibu nyai yang telah divaksin antara lain, KH. Ali Mabrur berserta istri, kiai Asroful Akwan, kiai Naim Jawari, Nyai Hj. Mukawamah, KH. Rido, kiai Ahmad Holil dan kiai Salman Mufahom Ali. (dhe)