Wabup Launching PP Darussalam Sebagai Pesantren Tangguh

    Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat ditemani Forkopimda dan Forkopimcam Torjun.

SAMPANG – Wakil Bupati (Wabup) Sampang H Abdullah Hidayat didampingi Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo Saputra dan Dandim 0828 Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum melakukan Launching Pesantren Tangguh Covid-19 di Pondok Pesantren (Ponpes) Darus Salam, Desa Torjun, Kecamatan Torjun, Sabtu (25/7/2020).

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan peresmian Grand Opening Pondok Unggulan Tahfizh dan Sains di Pondok Pesantren (Ponpes) Darus Salam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Pj. Seketaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Forkopimcam Torjun, Asosiasi Kepala Desa Torjun.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat mengapresiasi keberadaan Pondok Pesantren Darussalam yang akan selalu mentaati protokol Covid-19.

Hal itu tentu tidak lain bertujuan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sampang agar tidak semakin bertambah angka pasien yang terpapar.

Selain itu, Wabup Sampang menyampaikan jika program kegiatan pendidikan Ponpes Darus Salam menerapkan antara Hafizh dan Sains dan ini salah satu Ponpes unggulan satu-satunya di Kabupaten Sampang.

“Jadi pembelajaran di Ponpes Darus Salam yang menggabungkan antara Hafizh dan Sains menyeimbangkan antara pendidikan agama dan umum. Sehingga konsep ini merupakan terobosan baru dan patut kita apresiasi dan mendukungnya,” ungkap H Abdullah

Dengan terobosan konsep pembelajaran Hafizh dan Sains patut kita dukung agar nanti kedepannya jauh lebih maju yang bisa menciptakan siswa berprestasi dan berahlaq.

“Kami Pemerintah Kabupaten Sampang berupaya menampung dan merealisasikan usulan pihak Pesantren untuk memperbaiki sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran di Pesantren Darus Salam menuju Pondok pesantren Modern,” imbuhnya.

Apalagi sekarang banyak orang tua mengharapkan putra putrinya sekolah dipesantren dengan harapan bisa menjadi anak yang pintar dan berprestasi dan berahlaq mulia.

“Dengan fenomena tersebut Pondok Pesantren harus berinovasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan lebih baik dan maju untuk menjawab tantangan yang tersebut yang kini sudah memasuki era digital,” harapnya. (dhe)