Wabup Ikuti Penyerahan DIPA dan TKDD 2021 oleh Presiden Secara Virtual

Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat saat mengikuti video conference bersama Presiden Jokowi.

SAMPANG – Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat mengikuti video conference penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) untuk kementerian dan lembaga (K/L) serta Rincian Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) kepada Pemerintah Daerah Tahun 2021, Di Aula Pendopo Wakil Bupati setempat , Rabu (25/11/2020).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan proses penyerahan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) kementerian dan lembaga, serta daftar alokasi transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) APBN 2021 dilaksanakan lebih awal. Itu dilakukan untuk mendukung penanganan Covid-19 dan prioritas pembangunan strategis.

“Efektifitas APBN dalam mengurangi dampak pandemi Covid-19 sangat tergantung pada pelaksanaannya yang tepat sasaran, tepat waktu dan tepat kualitas” jelasnya.

Untuk itu, kata Sri Mulyani, kolaborasi dan koordinasi antar kementerian dan lembaga, serta dengan pemerintah daerah sangat penting dan menentukan.

Ia merincikan, adapun total belanja negara 2021 akan menncapai Rp 2.750 triliun, di mana 1032 T dialokasikan 87 kementerian lembaga. Sedangkan TKDD 2021 dialokasikan sebesar Rp 795,5 triliun dengan kebijakan untuk meningkatkan kualitas hasil dan kualitas kontrol.

Sementara itu, dalam sambutannya Presiden Jokowi menyampaikan bahwa APBN 2021 akan fokus pada empat hal utama pertama yakni penanganan kesehatan dalam hal penanganan Covid-19, utamanya fokus pada vaksinasi. Kedua, kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan perlindungan sosial, terutama bagi kelompok yang kurang mampu dan rentan.

“Ketiga, kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan program pemulihan ekonomi, terutama dukungan kepada UMKM dan dunia usaha. Dan keempat, untuk membangun fondasi yang lebih kuat dengan melakukan reformasi struktural baik di bidang kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial,” ujar Jokowi.

Pada kesempatan itu, Jokowi juga meminta kepada seluruh menteri, kepala lembaga dan kepala daerah untuk melakukan reformasi anggaran dan bisa menggerakkan ekonomi baik nasional maupun di daerah serta memanfaatkan APBN dan APBD dengan cermat, efektif dan tepat sasaran.

“Dalam menghadapi banyak ketidakpastian sekarang ini fleksibilitas dalam penggunaan anggaran sangat penting, tugas utama kita adalah memecahkan masalah rakyat dan membantu rakyat, dan perlu ke hati-hatian, transparansi, akuntabilitas itu menjadi bagian yang menyeluruh dari pelaksanaan APBN dan APBD”, terang Jokowi.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat menyampaikan akan menindaklanjuti arahan dari Presiden Jokowi.

“Sejalan dengan arahan Presiden kita arahkan APBD 2021 ke depan sebagai upaya pemulihan ekonomi, hal tersebut tentu akan kita rumuskan sebagai upaya pemulihan melalui kebangkitan pertanian, pariwisata, dan penguatan SDM,” ungkapnya.

Pemerintah Daerah juga akan memaksimalkan percepatan penyerapan anggaran di kuartal pertama untuk menggerakkan perekonomian daerah sebagaimana arahan presiden. (dhe)