Usulan Destinasi Wisata Sawah Muncul Saat Musrenbang Camplong

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat menyampaikan sambutan.

SAMPANG – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sampang Tahun 2022 digelar di Kecamatan Camplong, Senin, (15/2/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat,, Perwakilan Anggota DPRD Sampang Dapil VI, para Kepala OPD, Forkopimcam Camplong, Kepala Desa dan Toga serta Tomas setempat.

Tema Sentral yang dibahas pada dalam Musrenbang di Camplong itu “Peningkatan dan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur dalam mendukung Pemantapan Pemulihan Ekonomi Menuju Sampang Hebat Bermartabat”.

Camat Camplong Syaffak menyampaikan bahwa di daerahnya akan memfokuskan untuk peningkatan perekonomian masyarakat.

Untuk mencapai hal itu, pihaknya akan melakukan peningkatan infrastruktur dan melakukan program pemberdayaan agar taraf ekonomi masyarakat meningkat.

Pihaknya juga memproyeksikan Wisata Sawah di Desa Dharma Camplong yang akan disuntikkan dana melalui Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur sebesar 90 juta.

“Hal itu akan dimaksimalkan melalui BUMDes, kita juga telah mengimbau Kepala Desa untuk melakukan program pemberdayaan melalui Dana Desanya,” ungkap Saffak.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengharapkan adanya musrenbang ini dapat menampung segala kebutuhan masyarakat yang kemudian dapat direalisasikan pada kegiatan tahun 2022.

Lebih lanjut, pihaknya juga berharap kegiatan Musrenbang tak hanya sebagai ajang seremonial tahunan namun harus berdasarkan usulan program prioritas yang berangkat dari desa.

Hal pertama yang menjadi atensinya adalah hal infrastruktur karena di awal dilantik telah menargetkan di 2023 infrastruktur se Kabupaten Sampang akan selesai 80 persen.

Namun hal itu gagal terealisasi tidak sesuai rencana karena adanya recoufusing anggaran akibat Pandemi Covid-19.

“Walaupun demikian kita tetap usahakan untuk mencari anggaran dari Provinsi dan Pusat bagaimana pembangunan di Kabupaten Sampang terus menggeliat,” ungkapnya.

Usulan destinasi wisata sawah yang akan diproyeksikan di Desa Dharma Camplong pihaknya menginginkan bukti terlebih dahulu.

“Kita ingin bukti, Kades bisa memulai dengan Dana Desa, jangan khawatir ketika sudah berkembang akan kita dropping anggaran dari banyak sumber seperti halnya Lon Malang saat ini,” ujarnya.

Haji Idi juga berharap seluruh Kepala Desa berlomba-lomba melakukan inovasi untuk mewujudkan Desa Mandiri. (dhe)