Upaya Peningkatan Kualitas ASN, Pemkab – KASN Gelar Audiensi Penerapan Sistem Merit

Penandatanganan kesepakatan bersama Pemkab Sampang dengan KASN.

SAMPANG (Diskominfo) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melakukan rapat audiensi pelaksanaan Sistem Merit bersama Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) baik secara offline dan daring di Aula Dinas Pendidikan, Rabu (31/3/2021).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya Anggota Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) Koordinator Pokja Pengawasan Bidang Penerapan Sistem Merit Wilayah Sri Hadiati Wira Kustriani bersama Asisten KASN Bidang Penerapan Merit Wilayah I Mugi Syahriadi, Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan, Asisten III Setda Hannan dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan menyambut baik kunjungan KASN untuk memberikan dorongan motivasi untuk meningkatkan profesionalitas manajemen aparatur sipil negara di lingkup Pemerintah Kabupaten Sampang.

Rapat audiensi tersebut dilaksanakan atas dasar kesadaran bahwa manajemen ASN harus semakin baik efektif efisien dan profesional salah satunya dengan mengimplementasikan sistem merit secara konsisten dan komprehensif.

“Pemkab Sampang berkomitmen terhadap implementasi sistem merit, selain merupakan amanat Undang-Undang nomor 5 tahun 2014 tentang ASN sistem merit merupakan sebuah keniscayaan yang harus diadopsi agar organisasi dan kinerja Pemerintah Daerah yang optimal efektif efisien dan profesional,” ungkapnya.

Dengan sistem merit maka jabatan yang ada di birokrasi pemerintahan akan diduduki oleh yang tepat di jabatannya yaitu mereka yang memenuhi persyaratan kualifikasi dan kompetensi sehingga dapat mewujudkan birokrasi yang sehat profesional berintegritas dan berkinerja tinggi.

Pemkab Sampang telah menerapkan pengisian jabatan pimpinan tinggi Pratama melalui seleksi terbuka dengan harapan kinerja organisasi pemerintahan menjadi lebih efektif dan berintegritas.

Sistem merit merupakan salah satu respon terhadap reformasi birokrasi di era revolusi industri dan digitalisasi sebab tanpa sistem tersebut manajemen ASN kita akan menjadi usang dan tidak adaptif dengan tantangan zaman.

“Sebagai ASN sudah saatnya kita mulai merevisi menset dan paradigma usang untuk meninggalkan mentalitas lama bahwa ASN telah profesi di zona nyaman sebab di era saat ini pekerjaan berbasis kertas sudah banyak bertransformasi menjadi berbasis online oleh sebab itu ASN tidak boleh terlena dan harus cepat beradaptasi,” tandasnya. (dhe)