Upaya Pencegahan Covid-19, Forkopimda Inspeksi Tiga Posko Kecamatan

Rombongan Forkopimda ketika mengunjungi Posko Covid-19 di Kecamatan Kedungdung.
(Lukman/Protokoler)

SAMPANG – Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sampang kompak melakukan inspeksi kunjungan ke Posko Covid-19 di tiga Kecamatan, Kamis (09/04/2020).

Sekitar pukul 21.30 WIB Rombongan mengawali kunjungannya di Kecamatan Kedungdung dan kemudian dilanjutkan ke Robatal dan berakhir di Kecamatan Camplong sekitar pukul 01.30 WIB

Ikut serta dalam rombongan diantaranya Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Ketua DPRD Sampang Fadol, Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo, S.I.K, Dandim 0828/Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum SE M.Si, Kepala Kejaksaan Negeri Sampang Maskur, S.H., M.H, Ketua Pengadilan Negeri Sampang Irianto Prijatna Utama, S.H.,M.Hum.

Di setiap lokasi kunjungannya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi tak henti-hentinya berpesan agar Posko Covid-19 di tingkat Kecamatan yang dibentuk agar berjalan dengan baik.

Dimulai dari pendataan warga yang datang dari luar daerah hingga ke monitoring warga yang sudah terdeteksi ODR dan ODP sehingga antisipasi awal selalu dilakukan dalam upaya pencegahan Covid-19.

Tak hanya itu, pesannya kepada pea Kepala Desa yang turut hadir sebagai pemerintahan paling bawah agar bersama-sama bersinergi melakukan upaya pencegahan virus dari Wuhan itu.

Forkopimda ketika inspeksi di Kecamatan Camplong.
(Lukman/Protokoler)

Terlebih lagi jika ada warganya yang datang dari daerah zona merah khususnya luar negeri jika tidak terdata di Posko Kecamatan agar langsung melakukan jemput bola ke rumah yang bersangkutan bersama dengan tenaga medis untuk melakukan screening kesehatan awal.

Dalam evaluasinya ketika melakukan kunjungan di seluruh Posko Covid-19 tingkat Kecamatan, pihaknya menekankan agar data yang ada harus sesuai dan akurat.

Menurutnya data tersebut nantilah yang akan menjadi penentu langkah apa yang dilakukan selanjutnya, oleh sebab itu jika hal kecil seperti data ODR dan ODP nya tidak akurat maka dikhawatirkan ada pasien di bawah yang tidak terdeteksi oleh petugas medis.

“Setelah melakukan kunjungan ke seluruh kecamatan, dalam waktu dekat akan merapatkan seluruh Kepala Puskesmas beserta Dinas Kesehatan dan Forkopimda untuk langkah pencegahan preventif yang lebih optimal,” ucapnya.

Dirinya berharap Kabupaten Sampang yang berada di Zona Hijau ini terus bertahan dan tidak ada warganya yang terpapar oleh Virus Covid-19.

“Kalau ada satu orang saja yang terkena akan menimbulkan masalah yang dampaknya besar mulai dari ekonomi dan sosialnya, makanya kita kerja ekstra melakukan upaya pencegahan ini agar Sampang tidak terpapar Covid-19,” pungkasnya. (dhe)