Tinggal di Gubuk Tua, Mbah Sunu Disambangi Bupati dan Wabup Sampang#sampang #kabupaten #covid-19 #covid19 #madura #banjir #syiah #bupati #blt #dispendukcapil #ktp #jatim #dinas #disdik #dinkes #rsud #puskesmas #dpmd #dinsos #kecamatan #desa #dapodik #nuptk #carok

Mbah Sunu ketika disambangi Bupati dan Wakil Bupati Sampang.

SAMPANG – Sungguh malang nasib keluarga Mbah Sunu (95) yang berada di Dusun Kombengan, Desa Poreh, Kecamatan Karang Penang dengan hidup yang serba keterbatasan.

Di usia yang hampir menginjak satu abad itu, dirinya harus tinggal di gubuk yang sangat tidak layak bahkan ketika malam hari tiba sangat gelap karena pencahayaan yang minim.

Dalam gubuk yang berukuran sekitar 3×3 itu hanya ada satu ruangan yang digunakan untuk tidur dan masak.

Selain itu juga ditambah dengan anaknya yang saat ini dalam keadaan tidak normal sehingga dalam kesehariannya hanya mengandalkan uluran tangan tetangga karena sudah tidak bisa bekerja.

Kondisi tersebut membuat Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat beserta Wakapolres Sampang terketuk untuk memberikan bantuan kepada Nenek Sunu.

Kondisi di tengah Bulan Ramadhan itu tak menyurutkan semangat para pimpinan di Kabupaten Sampang walaupun harus menerjal jalan poros yang becek di tengah perjalanan.

Setibanya di lokasi, mobil milik para rombongan tertahan karena akses ke rumah Mbah Sunu tak bisa dilewati kendaraan roda empat sehingga harus berjalan sejauh 100 meter.

“Sampean tinggal disini ? Kalau malam disini juga ?,” tanya Bupati Sampang H. Slamet Junaidi kepada Mbah Sunu saat berada di Gubuknya.

Pria yang akrab disapa Aba Idi itu mengaku tidak tega dengan keadaan yang dialami Nenek Sunu karena hidup dengan serba kekurangan.

Datangnya dirinya ke kediamannya untuk memastikan jika yang bersangkutan mendapatkan bantuan atau tidak dari pemerintah.

“Kita tak ingin ada warga yang seperti Mbah Sunu tapi tidak mendapatkan bantuan dari Pemerintah, nanti kita usulkan untuk pembangunan RTLH juga,” ucapnya.

Dirinya berharap kepada Kepala Desa di Sampang agar menyisir warganya yang kurang mampu untuk diprioritaskan mendapatkan bantuan sosial.

“Di tengah Bulan Ramadhan ini kita agendanya memang ingin menyisir warga yang kurang mampu, pelosok pun akan kita datangi,” pungkasnya. (dhe)