Tahun 2021, Pemkab Sampang Santuni 500 Anak Yatim Rutin Setiap Bulan

Salah satu anak yatim yang menderita gizi buruk turut diberikan santunan.

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Ketua TP PKK Kabupaten Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi menyerahkan Santunan Kepada 500 Anak Yatim di Pendopo Trunojoyo, Kamis (14/1/2021).

Kegiatan rutinan yang digelar setiap bulan tersebut diikuti oleh anak yatim yang tersebar di setiap Kecamatan Kabupaten Sampang.

Kasubag Bina Mental Bagian Kesra Pemkab Sampang Saroni, S.Pd M.Si menyampaikan jika pada Tahun 2021 jumlah yang disantuni bertambah dari awal 140 menjadi 500 anak yatim setiap bulan.

“Kegiatan ini rutinan digelar oleh Bapak Bupati sebelumnya, di Tahun 2021 mendapat support juga oleh APBD sehingga semakin banyak anak yatim yang tersentuh,” ungkapnya.

Saroni mengungkapkan bahwa walaupun telah dialokasikan melalui APBD namun Bupati Sampang tetap memberikan santunan juga termasuk sembako yang diberikan kepada anak yatim.

“Jumlah anak yatim yang dialokasikan di masing-masing kecamatan berdasarkan rasio jumlah penduduk dan tiap bulan anak yatim yang disantuni berbeda sesuai dengan rekomendasi kecamatan,” ucapnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Sampang H Mimin Slamet Junaidi saat memberikan sambutan pada saat penyerahan santunan anak yatim.

Sementara itu, Ketua TP PKK Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi bersyukur jumlah anak yatim yang disantuni di tahun 2021 semakin bertambah.

“Jika sebelumnya hanya 140 anak yatim alhamdulilah sekarang setiap bulan ada 500 jadi jika dikalkulasikan dalam setahun ada 6000 anak yatim yang tersentuh santunan,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Pemerintah Daerah dalam rangka memberikan perhatian khusus kepada anak yatim yang berada di Kabupaten Sampang.

“Harapannya semoga terpancar doa positif dari para anak yatim agar Kabupaten Sampang terhindar dari Bencana dan dalam kepemimpinan Bapak Bupati bersama Wabup bisa mewujudkan Visi Hebat Bermartabatnya,” ucap Haji Mimin Slamet Junaidi.

Adapun jumlah anak yatim yang disantuni diantaranya dari Kecamatan Sampang Kota 84 anak yatim, Kecamatan Torjun 21 anak yatim, Kecamatan Sreseh 26 anak yatim dan Kecamatan Camplong 25 anak yatim.

Kemudian Kecamatan Omben 39 anak yatim, Kecamatan Kedungdung 49 anak yatim, Kecamatan Jrengik 21 anak yatim, Kecamatan Tambelangan 36 anak yatim, Kecamatan Banyuates 54 anak yatim, Kecamatan Robatal 29 anak yatim.

Selanjutnya Kecamatan Sokobanah 33 anak yatim, Kecamatan Ketapang 37 anak yatim, Kecamatan Pangarengan 16 orang dan Kecamatan Pangarengan 30 orang dengan total 500 anak yatim. (dhe)