Sukseskan Program KIA, Dispendukcapil Libatkan Forum Anak Sampang

Plt. Kepala Dispendukcapil Edi Subinto bersama pengurus Forum Anak Sampang.

SAMPANG – Forum Anak Sampang terus melakukan gerakan positif, salah satunya dengan melakukan kunjungan ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) setempat, Selasa (30/3/2021).

Dalam kunjungannya, Rombongan Forum Anak Kabupaten Sampang ditemui langsung oleh Plt. Kepala Dispendukcapil Sampang Edi Subinto di ruang kerjanya.

Forum Anak yang terdiri dari para anak yang berusia dibawah 18 tahun tersebut sangat aktif menyimak diskusi dan meninjau pelaksanaan pelayanan Pencatatan Sipil seperti halnya pembuatan Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA).

Nova Dwi Asyari salah satu pengurus Forum Anak Kabupaten Sampang mengaku tertarik diskusi yang dilakukan terkait dengan Pencatatan Sipil.

“Setelah berdiskusi, kami siap membantu Dispendukcapil mensukseskan program KIA, karena kami berasal dari sekolah yang berbeda nantinya akan menyadarkan teman-teman untuk diakomodir untuk pembuatan Kartu Identitas Anak,” ucapnya.

Sementara itu, Plt. Kepala Dispendukcapil Sampang Edi Subinto menyambut baik program positif dari Forum Anak Sampang yang akan ikut mensukseskan program Kartu Identitas Anak.

Selama ini, pihaknya juga berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan untuk merealisasikan program tersebut dengan menyasar siswa-siswi untuk pembuatan KIA.

“Ada sekitar 250 ribu, namun saat ini sudah tercetak sekitar 32 ribu Kartu Identitas Anak, tahun ini kita targetkan 20 ribu, dengan dukungan Forum Anak Sampang menjadi spirit semangat bagi kami,” ujarnya.

Pembuatan Kartu Identitas Anak menurutnya sangatlah penting mengingat hal itu menjadi anak-anak bisa mendapatkan pelayanan publik secara mandiri.

Selain itu, identitas anak jadi legal dan tercatat di Dukcapil. Bentuknya yang berupa kartu juga mempermudah anak untuk mengurus administrasi kependudukan.

“KIA ini wajib dimiliki oleh setiap anak sebelum memiliki KTP dengan tujuan meningkatkan pendataan, perlindungan, dan pelayanan publik bagi anak,” ungkapnya.

Selain itu, sebagai upaya memberikan perlindungan dan pemenuhan hak konstitusional warga negara. (dhe)