Status Sampang Level 2, Bupati H. Idi Sebut Arahan Presiden Tak Boleh Lalai

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Bupati Bangkalan Ra Latif saat hendak mengikuti pengarahan Presiden Jokowi.
(Foto : Prokopim Pemkab)

MADIUN – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengikuti pengarahan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo kepada seluruh Kepala Daerah di Jawa Timur yang bertempat di Pendapa Ronggo Djoemono, Kabupaten Madiun, Kamis (19/8/2021).

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi memberikan arahan terkait percepatan penanganan Covid-19 kepada Gubernur Jawa Timur serta seluruh Bupati/Walikota di Jawa Timur.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi yang hadir secara langsung menyampaikan bahwa pada kegiatan tersebut Presiden Jokowi memberikan arahan kepada Kepala Daerah agar selalu siap dan siaga mengantisipasi lonjakan penyebaran Covid-19.

Beberapa hal penting yang menjadi atensi Presiden Jokowi yaitu pertama berkaitan dengan dampak berbagai sektor dari kebijakan PPKM Darurat di daerah harus diperhatikan.

“Alhamdulillah Kabupaten Sampang beberapa minggu terakhir berada di Level 2 dan merupakan satu-satunya di Jawa Timur walaupun sebetulnya kiat-kiatnya hampir sama dengan Kabupaten lain,” ucapnya.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi (dua dari kanan) bersama beberapa kepala daerah lainnya.
(Foto : Prokopim Pemkab)

H. Slamet Junaidi mengungkapkan bahwa kiat-kiat keberhasilan menekan laju penyebaran Covid-19 karena dukungan dari seluruh pihak mulai dari TNI-Polri, Tenaga Kesehatan bahkan juga keterlibatan tokoh agama dan masyarakat.

“Di Bulan Juli kemarin saat Pandemi Covid-19 meningkat, kita mengeluarkan kebijakan dikhususkan kepada seluruh Masjid maupun Musholla di Sampang untuk membacakan sholawat tibbil qulub dan sholawat Burdah serta doa lainnya secara berjamaah,” ucapnya.

Selain butuh pertolongan medis, menurut mantan Anggota DPR RI tersebut juga dibutuhkan pertolongan melalui doa agar dihindari dari penyakit Wabah Covid-19.

Walaupun demikian, Bupati Sampang selalu mengimbau kepada Satgas agar selalu melakukan Tracing, Testing dan Threatment sesuai dengan arahan Presiden Jokowi agar seluruh daerah selalu siap dan mengantisipasi lonjakan Covid-19.

Pihaknya menyampaikan bahwa data terakhir terjadi penurunan jumlah keterisian tempat tidur (BOR) pasien Covid-19 yang mana saat ini hanya 9 persen kemudian kasus aktif saat ini di angka 201.

Indikator status level 2 juga diungkapkan oleh H. Idi bahwa di Sampang kasus konfirm berada di angka sekitar 9,38 persen dari jumlah tiap 100.000 penduduk, pasien yang dirawat hanya 5,47 persen dan kasus meninggal 0,52 persen.

“Prinsipnya Bapak Presiden menyampaikan bahwa tidak boleh lalai dengan apa yang telah dicapai, masyarakat juga diimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan dan melakukan vaksinasi,” tandasnya.

Sementara itu, arahan Presiden Jokowi juga diikuti oleh Forkopimda se Jawa Timur termasuk di Kabupaten Sampang yang turut diikuti oleh Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat dengan didampingi Forkopimda di Ruang VVIP Pendapa Trunojoyo. (dhe)