Respon Keluhan Masyarakat, Bupati Sampang Inspeksi Jalan Poros Kabupaten

SAMPANG – Bupati Sampang H Slamet Junaidi lakukan inspeksi jalan di Desa Batuporo Timur, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang. Inspeksi dilakukan lantaran terdapat laporan dari masyarakat terkait rusaknya jalan poros kabupaten di Desa Batuporo Timur.Selain itu, Inspeksi dilakukan guna menyurvei jalan poros Kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Kedungdung dengan Kecamatan Banyuates yang akan dilakukan betonisasi.

H Slamet Junaidi mengatakan, dengan adanya temuan daripada masyarakat, sehingga pihaknya sebagai Pemerintah Daerah turut hadir mendatangi lokasi.

“Karena ada temuan daripada masyarakat yang masuk media, tentunya sebagai Pemerintah Daerah akan turut hadir datang ke lokasi,” katanya.

Saat melakukan inspeksi, H Slamet Junaidi menemui kejanggalan dalam pembangun tebing jalan, yang menurutnya pembangunan tersebut yang mengakibatkan kerusakan jalan.

Sehingga, Ia menilai bahwa dari pembangunan tersebut tidak kesinergian yang baik an

tara Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Ini bukan kesalahan kita, tapi bagaimana kita punya program nyata antara program dari Provinsi maupun dari Kabupaten. Kita punya program betonisasi, bagaimana kita sinergikan antara program Provinsi maupun dari Kabupaten,” ujarnya.

H Slamet Junaidi mengatakan, akibat dari tidak ada kesinergian dalam program tersebut. Sehingga yang terjadi adalah fungsi dari pembangunan tebing jalan itu sendiri menjadikan jalan tersebut menjadi drainase. Sebab ketinggian tebing melebih ketinggian jalan.

“Tentunya kalau kita sama-sama lihat sekarang, ini bukti nyata bahwa tidak ada sinergi. Saya katakan, bahwa jalan ini fungsinya untuk jalan bukan untuk drainase, tapi kalau dibangun seperti ini sekarang yang kita lihat, ada tebing kanan kirinya yang jelas di atas jalan. Maka yang terjadi adalah jalannya menjadi drainase,” ungkapnya dengan nada kesal.

Kedepan pihaknya akan memanggil seluruh camat di 14 Kecamatan di Kabupaten Sampang berikut Lurah atau Kepala Desa, bagaimana nantinya para camat mensosialisasikan kepada seluruh Lurah atau Kepala Desa di Kabupaten Sampang untuk membuat program bersinergi antara pemangku kepentingan program Pemerintah Daerah dan Pemerintah Provinsi supaya tidak ada yang disalahkan atau tidak ada yang dikorban.

“Kalau kayak sekarang hari ini kita turun ke desa-desa, kita dikorbankan sebagai Pemerintah Daerah, dikorbankan oleh kepentingan program dari Provinsi tentunya pokmas tadi,” ucap H Slamet Junaidi.

H Slamet Junaidi berharap, kedepan agar lebih bersinergi. Sebab pihaknya tidak akan menutup kemungkinan, siapapun yang membawa program ke Kabupaten Sampang akan disiapkan lokasinya.

“Maka saya katakan kedepan marilah bersinergi, saya tidak menutup kemungkinan, siapapun membawa program ke Kabupaten Sampang. Kami siapkan tempatnya, kami siapkan ruangnya. Tapi tolong sinergikan dengan program Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang,” harapnya.

H Slamet Junaidi menambahkan, Pemerintah Daerah Kabupaten Sampang saat ini fokus terhadap jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Kedungdung sampai Kecamatan Banyuates dengan program betonisasi yang diproyeksikan pada tahun 2021.

“Inilah bentuk kerja nyata kita bahwa kita membuat program berdasarkan manfaat bukan berdasarkan akal-akalan atau program kepentingan pribadi dan kelompok-kelompok” imbuhnya. (ZYN-QIE)