Rakor BPWS, Bupati Paparkan Rencana Pembangunan Sampang

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi memaparkan rencana pembangunan.

SURABAYA – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi memaparkan potensi kawasan industri dan wisata ketika rapat bersama pimpinan Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS) di Kantor Badan Pengembangan Wilayah Suramadu (BPWS), Jalan Tambak Wedi Surabaya, Kamis (24/9/2020).

Rapat yang dihadiri juga oleh empat Bupati se Madura masing-masing bupati, di antaranya adalah Bupati Sumenep Busyro Karim, Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, Bupati Sampang Slamet Junaidi, dan Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron yang merupakan tindak lanjut dari kesepakatan antara pemerintah daerah dengan BPWS untuk pengembangan wilayah Madura.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mendukung percepatan pembangunan wilayah Madura karena akan berdampak dari segala sektor nantinya.

“Pendekatan percepatan pengembangan wilayah Suramadu secara integrasi melalui pengembangan kawasan, infrastruktur, dan SDM dalam kerangka pengembangan wilayah akan memberikan dampak forward backward linkage bagi kawasan di wilayah Suramadu,” ungkapnya.

Suasana Rakor BPWS dengan Bupati se Madura.

Terlebih lagi dengan diterbitkannya Peraturan Presiden (Perpres) 80 Tahun 2019 menjadi angin segar untuk pengembangan pembangunan infrastruktur dan perekonomian kawasan industri di Madura.

Di Kabupaten Sampang sendiri, banyak hal yang ingin dicapai oleh pemerintahan H. Slamet Junaidi diantaranya program prioritas yakni pembangunan jalan lintas selatan Sreseh Pangerangan atau yang dikenal Srepang.

Dengan adanya Jalan Lingkar tersebut nantinya diharapkan akan meningkatkan aktivitas perekonomian daerah sebab bisa menjadi jalur alternatif seperti untuk angkutan barang untuk menghindari macet.

Kemudian pembangunan Stadion Sampang yang berlokasi di Camplong saat ini pembebasan lahannya sudah melebihi separuh diusulkan dalam revisi Perpres 80 Tahun 2019 menjadi program prioritas Pemerintah Kabupaten Sampang.

Dari sektor wisata, Pemerintah Kabupaten Sampang akan melakukan pengembangan destinasi wisata Pantai Lon Malang di Kecamatan Sokobanah, Hutan Kera Nepa kemudian Waduk Nipah di Banyuates dan Air Terjun Toroan Ketapang.

Tak hanya melakukan pengembangan wisata yang sudah ada, Pemkab Sampang akan melakukan perencanaan pembangunan destinasi wisata baru di Pulau Mandangin dan Eco Wisata Mangrove di Desa Taddan Camplong.

Keduanya akan dijadikan satu paket wisata karena berada di jalur selatan secara geografis berdekatan walaupun harus menyebrangi lautan untuk menuju Pulau Mandangin.

“Nantinya Mandangin akan kita jadikan wisata bahari dan edukasi seperti wahana speed boat, snorkling, dan terumbu karang, kemudian untuk Eco Wisata Mangrove sudah disiapkan lahan Pemkab seluas enam hektare,” ungkapnya.

Tak hanya itu, masih ada banyak beberapa sektor yang dipaparkan oleh Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dihadapan pimpinan BPWS untuk kemajuan Sampang baik dari sektor ekonomi, wisata dan agropolitannya.

Dari semua yang dipaparkan, Bupati Sampang berharap dukungan dan fasilitasi BPWS terlebih lagi dalam rangka implementasi Perpres 80 Tahun 2019.

“Perlunya dukungan dari BPWS untuk mewujudkan apa yang dicita-citakan Pemerintah Daerah sehingga harapan masyarakat dan sektor ekonomi dan wisata akan terdongkrak,” ucapnya.

Pihaknya juga mendukung BPWS yang akan melakukan pengembangan Madura sehingga kecil atau besar akan juga dirasakan oleh Kabupaten Sampang.

“Membangun Madura perlu bergandengan tangan menghilangkan egosentral Kabupaten, terima kasih kepada BPWS yang terus berkomitmen menggandeng 4 Pemerintah Daerah,” tutupnya. (dhe)