Program “Sakera Mesem” Pemkab Sampang Bersaing Dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur

Presentasi dan Wawancara Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur.
(Foto : Prokopim Pemkab)

SAMPANG – Program “Sakera Mesem” yang digagas oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Sampang Bersaing Dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Jawa Timur.

Bersaing di tingkat Jawa Timur membuat Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat dengan didampingi Plt. Kepala Dispendukcapil Edi Subinto dan Kabag Organisasi Pemkab Sampang Imam Sanusi melakukan Presentasi dan Wawancara Inovasi bersama Biro Organisasi Pemprov Jatim, Kamis (7/10/2021).

“Sakera Mesem merupakan inovasi dari Dispendukcapil dengan arti Satu Pintu Administrasi Kependudukan Rakyat Menjadi Sejahtera dan Membahagiakan,” ungkap Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat.

Dengan adanya Sakera Mesem masyarakat tidak perlu datang ke Dispendukcapil, cukup mengurus di Desanya masing-masing, sehingga sangat besar manfaatnya.

Inovasi yang diciptakan menurutnya lahir dari suatu problematika, kondisi geografis Sampang mendorong perlunya efisiensi pelayanan publik.

Dengan adanya Sakera Mesem diharapkan menyelesaikan persoalan administrasi kependudukan sesuai dengan prinsip pelayanan cepat, tepat, mudah dan gratis.

Sementara itu, Plt. Kepala Dispendukcapil Edi Subinto menyampaikan bahwa saat ini sudah terimplementasi penduduk dari 25 desa dan 1 Kelurahan bisa mengurus Adminduk di desanya masing-masing.

Implementasi Sakera Mesem membuat cakupan Pemiliki akta kelahiran dari tahun 2019 sebesar 238.806 meningkat menjadi 255.630 di tahun 2020.

Kemudian jumlah pemohon KTP di tahun 2020 meningkat di angka 114.511 sehingga adanya Sakera Mesem diharapkan betul-betul manfaatnya dirasakan oleh masyarakat. (dhe)