Produk Home Industri Lokal Sampang Yang Layak Dikembangkan, Sepatu dan Sandal “Emdewe”

SAMPANG – DISKOMINFO

Sepatu dan sandal kulit merek “Emdewe” merupakan salah produk Home industri yang ada di Desa Sejati Kecamatan Camplong Sampang Madura Jawa TimurWalaupun baru berdiri tahun 2014 tapi sepatu dan sandal kulit “Emdewe” sudah dikenal masyarakat baik lokal maupun di Daerah lain

Sebab hasil produksinya selain variatif juga garapannya halus serta kwalitasnya tidak kalah dengan produk Perusahaan sepatu dan sandal yang sudah besar

Nurbiyanto Pengelola “Emdewe” mengaku saat ini mengalami kesulitan pamasaran
“Kalau kwalitas saya masih yakin tidak kalah dengan Perusahaan besar, namun kami mengalami kesulitan pasar,”ujar Nurbiyanto sabtu 31/8 saat mengikuti kegiatan Kewirausahaan Wirausaha Muda Pemula

Dijelaskan, “Emdewe” merupakan produk Home industri yang didirikan oleh LSM MDW dari program salah satu Perusahaan Migas dan dilanjutkan pembinaannya oleh Diskumnaker Sampang

Nurbiyanto juga mengakui menjadi pengelola “Emdewe” setelah menggantikan Busiri aktivis LSM MDW sebagai pengelola lama

Dalam perjalanannya sepatu dan sandal kulit “Emdewe” pernah mendapat order dari Pemkab Sampang untuk dikenakan Bupati dan Wakil Bupati serta para Pimpinan OPD di era almarhum KH Fannan Hasib

Home industri itu tidak hanya memproduksi sepatu dan sandal kulit namun juga melayani reparasi (Service)

Ia berharap kepedulian Pemerintah dalam mengatasi kendala pemasaran yang selama ini dialami

Sementara Plt Kepala Diskumnaker Dra Hj Suhartini Kaptiati melalui Sekretaris Chaerul Anwar SE M.Si mengapresiasi eksistensi dan produk dari “Emdewe”
“Home industri Emdewe layak untuk di kembangkan,”ujar Chaerul Anwar SE M.Si

Menurutnya selama ini Diskumnaker sudah melakukan upaya untuk meminimalisir kendala yang di alami “Emdewe” melalui promosi berbagai pameran serta publikasi di tabloid Diskumnaker

Dijelaskan juga untuk mengatasi kesulitan yang dialami “Emdewe” perlu dukungan semua pihak yang sinergi dan teringrasi

Tidak hanya terhadap “Emdewe” saja tetapi kepada para pelaku usaha yang ada di Kabupaten Sampang. (D)