Pemkab Sampang Sosialisasikan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan

Sosialisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

SAMPANG – Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan menghadiri sosialisasi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Sampang, Selasa (19/10/2021).

Bertempat di Aula Kantor Pemkab Sampang, hadir pula Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Asisten administrasi Umum, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Madura dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Sampang.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penyerahan secara simbolis kepada ahli waris penerima jaminan kematian, Bantuan Subsidi Upah kepada Non ASN dan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Madura Vinca Meitasari mengapresiasi Pemkab Sampang yang telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 5 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Program Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kabupaten Sampang.

“Perbup tersebut sejalan dengan apa yang sudah diamanatkan presiden terkait jaminan sosial ketenagakerjaan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Vinca menyampaikan terdapat 2400 tenaga kerja Non ASN yang sudah menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan dan diharapkan dengan adanya Perbup Nomor 5 Tahun 2020 dapat mendorong tenaga kerja di Sampang menjadi peserta jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Kami Ingin hadir dan siap bersinergi untuk memberikan perlindungan bagi pekerja yang ada di Sampang”, ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan mengatakan secara regulasi ada amanat untuk mensejahterakan ketenagakerjaan.

“Sampang merespon baik program pemerintah melalui BPJS ketenagakerjaan dengan diterbitkan Perbup Nomor 5 tahun 2020 yang bertujuan untuk menjamin terlaksananya peningkatan kepesertaan Program Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi seluruh pekerja di Sampang, ” tandasnya.

Yuliadi Setiawan yang juga menjabat sebagai Ketua tim kepatuhan pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan berharap kepada OPD untuk mendorong Non ASN untuk mengikuti program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Saya harap OPD mendorong Non ASN untuk ikut program jaminan sosial ketenagakerjaan, jika dibutuhkan sosialisasi, akan kami undang BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan sosialisasi,” harapnya. (zyn)