Pemkab Sampang – PT SMI Tandatangani Kerjasama Pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional

Foto : Prokopim Pemkab

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten Sampang melaksanakan penandatanganan perjanjian pinjaman dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Daerah Kabupaten Sampang Tahun 2021 bersama PT. Sarana Multi Infrastruktur (PT. MSI) secara daring di Ruang VVIP Pendopo Trunojoyo pada Senin (23/8/2021).

Turut hadir pada kesempatan tersebut Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wakilnya H. Abdullah Hidayat bersama Sekretaris Daerah H. Yuliadi Setiyawan didampingi Ketua DPRD Fadol dan Kepala OPD di lingkungan Pemkab Sampang.

Kegiatan ini juga dilaksanakan bersamaan dengan dua Kabupaten lain, yaitu Kabupaten Wajo dan Kota Tomohon yang turut berupaya memulihkan ekonomi daerahnya di ttengah pandemi COVID-19.

Foto : Prokopim Pemkab

Dalam sambutannya, Bupati Sampang menyampaikan bahwa pinjaman PEN daerah sangat berarti bagi Kabupaten Sampang terutama bagi pemulihan ekonomi akibat pandemi COVID-19, banyak sektor yang terdampak mulai dari korban jiwa, sosial, ekonomi pendidikan hingga budaya.

Hal tersebut juga berdampak terhadap perekonomian pemerintah, dimana banyak anggaran mengalami refocusing untuk penanganan COVID-19 akibatnya banyak kegiatan pembangunan yang tertunda atau gagal akibat dana yang kurang memadai.

“Banyak kegiatan pembangunan kami yang harus tertunda akibat refocusing untuk penanganan COVID-19 sehingga dana untuk pembangunan infrastruktur kurang memadai,” ujarnya.

Pihaknya juga mengungkapkan bahwa dana PEN nantinya akan difokuskan untuk alternatif pembiayaan infrastruktur bagi pemerintah daerah sekaligus membantu pemulihan ekonomi masyarakat.

“Pemkab Sampang menggunakan pinjaman PEN Daerah Tahun 2021 sebanyak 204,5 milyar rupiah yang nantinya digunakan untuk membangun Jalan Lingkar Selatan (JLS) sepanjang 7,4 km, yang sebelumnya telah melalui uji kelayakan sejak tahun 2007 lalu pembebasan lahan dimulai tahun 2012 dan tuntas pada 2019, kemudian pada tahun 2021 UKL-UPL dan semua kelengkapan dokumen sudah siap, ” tegasnya.

Menurutnya pembangunan JLS akan berdampak pada perekonomian masyarakat di Kabupaten Sampang dan signifikan bagi pembangunan kota.

“Pembangunan JLS sudah lama dirindukan masyarakat Sampang, jalan tersebut menjadi perhatian bagi kami karena akan menjadi urat nadi baru bagi perekonomian Sampang sekaligus mengurangi beban jalan dari kendaraan berat yang masuk ke jantung kota, ” ucap Bupati yang akrab dipanggil H. Idi.

Disisi lain, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Hermawan berharap PEN dapat dengan segera memulihkan perekonomian daerah akibat COVID-19, dimana pengajuan PEN telah melalui proses yang panjang dan diskusi yang sangat ketat, sehingga PEN dapat diberikan kepada Kabupaten/Kota.

Ia juga mengharapkan Pimpinan Daerah baik Bupati maupun Wali Kota dapat segera mengusulkan pencairan tahap 1,2 dan 3 agar pembangunan dapat segera dilaksanakan dan pemulihan ekonomi dapat segera dirasakan.

“Kami mohon kepada kepala daerah untuk segera mengusulkan pencairan dana tahap 1,2 dan 3 karena semakin cepat dicairkan maka pembangunan dapat segera terlaksana dan dampak pemulihan dapat dirasakan, ” tandasnya. (rsa/dhe)