Pemerintah Kabupaten Sampang Jemput Kepulangan Laili Nadhifatul Fikriya, Mahasiswi S2 International Relations Shandong University China

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Sosial Kabupaten Sampang menjemput di Bandara Juanda Mahasiswi asal Desa Rapa Laok, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang Laili Nadhifatul Fikriya (26) telah tiba di tanah air yang sebelumnya tengah menempuh pendidikan S2 di Shandong University China dipulangkan oleh Pemerintah Kabupaten Sampang akibat mewabah virus Corona di Cina, Sabtu 1/02/2020. Kasi PKSBS  zainal fatah, S.pd, M.Si menyampaikan, Dinas Sosial Kabupaten Sampang hari ini Sabtu 1/2/2020 menjemput Laili di Bandara Juanda Surabaya untuk pulang ke kampung halamannya di Desa Rapa Laok Kecamatan Omben Kabupaten Sampang.“Laili tiba di Bandara Juanda jam 8.25 WIB dalam kondisi sehat dan dipastikan tidak terinfeksi virus Corona, sebab ditiap tiap Bandara transit melewati cek kesehatan. Mulai dari Bandara di Cina , Bandara Korea, Bandara Soekarno Hatta hingga di Bandara Juanda Surabaya Laili di pastikan tidak terinfeksi virus Corona,”terangnya.Pihak orang tuanya didampingi Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Sosial (Dinsos) Sampang menjemput Laili Nadhiftul Fikriya ke bandara juanda Surabaya. Ia sampai di rumah sekitar pukul 13:00 WIB.

“Anak saya pulang dalam keadaan sehat dan sudah diperiksa semua di bandara,” kata ibu kandungnya, Sri Astutik,

Laili mengaku lega dan senang karena kesehatannya normal. “Alhamdulillah sehat, dan suhu tubuh normal Mas. Saya disarankan enam sampai 14 hari ke depan untuk tidak keluar rumah dulu,” ungkapnya

“Saya mengucapkan terima kasih sebesar besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Sosial yang telah peduli sehingga bisa memulangkan saya dari Cina yang terserang Virus Corona. Tidak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada Karang Taruna Kabupaten Sampang, pilar pilar sosial di kabupaten serta rekan awak media yang telah mengekspos pemberitaan yang luar biasa sehingga saya bisa tiba dengan selamat di tanah kelahiran saya,”pungkasnya. (Zyn/Qie)