Musrenbang Kecamatan Sampang, Bupati : Alokasikan Dana Kelurahan Untuk Program Bermanfaat

Haji Slamet Junaidi saat memberikan sambutan.

SAMPANG – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sampang Tahun 2022 digelar di Kecamatan Sampang Kota, Senin, (15/2/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Perwakilan Anggota DPRD Sampang Dapil I, para Kepala OPD, Forkopimcam Sampang Kota, Kepala Desa dan Toga serta Tomas setempat.

Tema Sentral yang dibahas pada dalam Musrenbang di Sampang Kota itu “Peningkatan dan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur dalam mendukung Pemantapan Pemulihan Ekonomi Menuju Sampang Hebat Bermartabat”.

Camat Sampang Kota Yudhi Adidarta Karma S.STP., M.Si menyampaikan bahwa alokasi dana kelurahan dicanangkan untuk beberapa program yang memberikannya manfaat kepada masyarakat.

Adapun masalah kekurangan air bersih juga melanda wilayahnya termasuk di perkotaan seperti halnya di Kelurahan Karang Dalam sehingga diharapkan Perumda Air Minum Trunojoyo melalui intervensi Bupati bisa mencarikan solusi.

Kemudian hal pelayanan kesehatan, pihaknya menyampaikan bahwa perlunya dibangun Pustu dan Polindes karena keberadaannya belum memadai.

“Keadaan sektor kesehatan yang belum memadai membuat masyarakat di desa belum optimal merasakan pelayanan yang optimal,” ungkap Yudhi saat membacakan laporan dan paparan.

Di akhir, pihaknya berharap proyeksi wisata Pulau Mandangin terus digerojok karena keberadaannya yang menarik untuk mendatangkan wisatawan.

“Satu-satunya pulau kecil di Sampang yakni Pulau Mandangin, keberadaannya ada nilai ekonomis yakni empat wisata dalam satu pulau diantaranya snorkeling, pemandangan alam, pasir putih dan makam bangsacara,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam sambutannya menyampaikan jika dirinya ingin mendengar langsung usulan dan keluhan masyarakat dari bawah.

Dari pembahasan perencanaan tersebut nantinya akan terus berlanjut di jenjang Kabupaten untuk penyelarasan program.

“Banyak hal-hal usulan dari Desa dan Kelurahan, kita ingin menyusun skala prioritas bagaimana suatu program seperti halnya Dana Kelurahan bermanfaat untuk masyarakat,” ucapnya.

Pihaknya menargetkan infrastruktur di 2023 akan selesai sekitar 80 persen namun karena kondisi pandemi Covid-19 sehingga 50 persen anggaran daerah terkena recoufusing.

“Kami selalu aktif berkordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat bagaimana mencari anggaran untuk membangun Sampang,” ujarnya.

Haji Idi juga menyinggung banyaknya UKM dan IKM saat ini yang berkembang sehingga perlunya pembinaan untuk pemasaran yang lebih luas.

“Banyak UKM dan IKM akan kita fasilitasi packagingnya supaya bisa diletakkan di Pasar Modern,” pesannya.

Selain itu, pengembangan Pulau Mandangin sebagai salah satu destinasi wisata akan terus dilakukan terbukti pada tahun 2020 lalu telah dipasang beberapa spot foto.

“Kita akan terus mengembangkan Pulau Mandangin, usulan mobil siaga khusus untuk masyarakat disana akan kita alokasikan perahu siaga yang bisa digunakan masyarakat jika akan berobat ke Sampang,” tandasnya. (dhe)