Musrenbang Kecamatan Banyuates, Bupati Singgung Pengentasan Kekeringan

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi ketika memberikan sambutan.SAMPANG – Senin (10/02/2020) digelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Sampang Tahun 2021 di tingkat Kecamatan Banyuates.

Turut hadir pada kesempatan tersebut diantaranya Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Camat Banyuates Fajar Sidiq, perwakilan DPRD Dapil IV, para Kepala OPD, Forkopimcam Banyuates, Kepala Desa dan Toga serta Tomas setempat.

Camat Banyuates Fajar Sidiq menyampaikan jika di daerahnya menyimpan banyak sumber daya alam mulai dari sektor pertanian dan peternakan.

Tak hanya itu, pengembangan destinasi wisata di Banyuates seperti halnya pantai dan hutan nepa dan waduk perlu ada sentuhan dan pengembangan kembali agar mendatangkan wisatawan lebih banyak.

“Di Pantai Nepa nantinya akan diberikan fasilitas outbound dan rekreasi air, kita butuh operator yang punya keahlian khusus sehingga perlunya ada pelatihan,” ucapnya.

Adapun akses jalan mulai dari Kedungdung ke Bringkoning di tahun 2021 ditargetkan rampung dan pengembangan wilayah pertanian dikembangkan di Banyuates tengah.

Musrenbangcam di Banyuates.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dalam pesannya ketika Musrenbangcam di Banyuayes agar para Kepala Desa membuat program yang bermanfaat untuk masyarakat.

Dirinya berharap water threathment di lar lar bisa mengentaskan bencana kekeringan yang sering melanda ketika musim kemarau.

“Di Banyuates masih banyak masyarakat kurang mampu, salah satu barometer nya ketika ada bantuan RTLH pengajuannya banyak, ini menjadi PR kita bersama,” ucapnya.

Untuk Desa diimbau untuk terus ditingkatkan pembangunan infrastrukturnya karena segala kemajuan sektor seperti halnya ekonomi berawal dari sana.

“Kita targetkan 2023 untuk program insfrastruktur di Sampang akan selesai 80 persen, peran serta dan kawalan masyarakat juga dibutuhkan dalam hal ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Sampang Hamidudin berpesan kepada para Kepala Desa untuk menggunakan dana desa sesuai dengan peruntukannya.

“DD jangan hanya diarahkan ke infrastruktur tapi juga ke arah pengembangan Sumber Daya Manusia, mari sinergikan niat positif Bupati hingga ke tingkat bawah,” tutupnya. (dhe)