Lukisan “Pangeran Trunojoyo” Karya D. Zawawi Imron Dibeli Bupati Sampang

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat menerima kunjungan silaturahmi D. Zawawi Imron.
(Foto : Prokopim Pemkab)

SAMPANG – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menerima kunjungan silaturahmi penyair D. Zawawi Imron di Pendapa Trunojoyo, Senin (30/8/2021).

Kunjungan silaturahmi tersebut diungkap oleh Budayawan berdarah Madura itu untuk menebar semangat mengharumkan Madura.

Pada saat datang ke Sampang, Zawawi membawa karya lukisannya bergambar Pangeran Trunojoyo sedang berkuda dengan memegang keris.

Dalam kesempatan tersebut, Zawawi Imron mengaku kedatangannya ke kota bahari tidak ada kepentingan apa-apa namun hanya ingin bersilaturrahmi dengan bupati yang akrab disapa Haji Idi.

Dia hanya ingin belajar semangat perjuangan pangeran trunojoyo. ”Kepentingan saya menimba semangat ke sampang karena ada tokoh yang namanya Teunojoyo,” tuturnya sembari menunjukkan lukisan gagah karyanya.

Zawawi mengungkapkan, pangeran Trunojoyo memiliki semboyan yang menggambarkan keberanian dalam melawan penjajah. Pangeran trunojoyo memegang teguh semboyan tersebut hingga wafat.
Sembayon pangern Trunojoyo adalah daripada di jajah lebih baik mati syahid.

Karena itu, di bulan Kemederkaan Indonesia Zawawi menilai penting untuk menumbuhkan semangat kemerdekaan yang utuh. ”Dan beliau (Trunojoyo) mati syahid,” ujarnya.

Penyair berjuluk celurit emas itu menjelaskan, yang dimaksud kemerdekaan yang utuh yakni dalam mengharumkan Madura. Kalau tidak punya rasa merdeka tidak mungkin bisa mengharumkan Madura apalagi Indonesia. Ha itu penting untuk diimplemetasikan dalam kehidupan sehai-hari.

Zawawi menuturkan, madura terdiri dari empat kabupaten. Meski begitu, mulai dari sambilangan sampai kangean harus bersatu. ”Intinya Madura itu sama itu satu, dari sini kita harumkan Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengaku terkesan dengan semangat Zawawi walaupun usianya tidak muda, namun semangat untuk belajar masih tinggi. Pengetahuan sejarahnya juga sangat kuat.

Pihaknya juga menebas karya hasil lukisan tangan Zawawi Imron dengan menggambarkan sosok semangat juang Pangeran Trunojoyo.

”Seusia beliau masih semangat, harusnya yang lebih muda lebih semangat lagi,” pungkasnya. (dhe)