Lantik BPD se-Kecamatan Omben, Bupati Tegas Rampungkan Pembangunan Poros Jalan Kabupaten

Bupati Sampang saat melantik anggota BPD.
(Foto : Prokopim Pemkab)

SAMPANG – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati H. Abdullah Hidayat bersama Sekretaris Daerah H. Yuliadi Setiyawan mengambil sumpah dan meresmikan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kantor Kecamatan Omben, Rabu (31/8/2022).

Sejumlah 79 Anggota BPD yang dilantik berasal dari sejumlah desa, yakni Napo Laok, Sogian, Karang Nangger, Napo Daya, Jrangoan, Tambak, Kamondung, Temoran, Rongdalem dan Kebun Sareh yang juga turut disaksikan Ketua DPRD dan Anggota DPRD, Forkopimcam, sejumlah Kepala OPD, Camat serta Kepala Desa.

Forkopimda Sampang saat pelantikan Anggota BPD se kecamatan Omben.
(Foto : Prokopim Pemkab)

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menegaskan dalam pidatonya agar anggota BPD yang dilantik dapat menjalankan fungsinya dan menjadi jembatan antara masyarakat desa dengan pemerintahan desa.

“Kita jadikan jabatan ini menjadi ladang ibadah kita, posisikan diri sebagai pelayan masyarakat karena masyarakat kita butuh bantuan dari bapak ibuk sekalian, “tegasnya.

Salah satunya dalam pengawasan perumusan program pembangunan desa agar dapat mewakili aspirasi masyarakat desa setempat dan tetap sejalan dengan Program Pembangunan Kabupaten.

“Rumuskan program pembangunan desa berintegrasi dengan program pembangunan Kabupaten, ” ujarnya.

Ia menekankan saat ini Pemerintah Kabupaten Sampang saat ini memprioritaskan pembangunan jalan Kabupaten, yakni jalan-jalan penghubung antar kabupaten.

Hal ini menurutnya adalah strategi Kabupaten Sampang untuk mencapai kemerataan ekonomi masyarakat Sampang melalui pembangunan infrastruktur.

“Saat ini Fokus Pemerintah Daerah adalah pembangunan di poros-poros jalan kabupaten untuk menghubungkan antar Kecamatan, tujuannya agar perputaran ekonomi di Sampang merata,” jelasnya.

Terakhir, dengan lugas Pihaknya mengungkapkan berkomitmen menuntaskan pembangunan jalan Kabupaten sampai rampung kemudian akan melanjutkan pembangunan jalan poros-poros desa.

“Masyarakat perlu bersabar, kita tuntaskan dulu pembangunan jalan antar kecamatan, selanjutnya setelah program ini selesai, kita lanjutkan pembangunan di jalan-jalan desa, ” tegasnya. (rsa)

 

Search