Ketua TP PKK Sampang Didapuk Sebagai Narasumber Seminar Bersama Ikatan Bidan Indonesia

Ketua TP PKK Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi saat mengisi seminar bersama Ikatan Bidan Indonesia Cabang Sampang.
(Foto : Prokopim Pemkab Sampang)

SAMPANG – Ketua TP PKK Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi membuka Rapat Kerja Cabang VII Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Sampang sekaligus didapuk sebagai narasumber Seminar Peran Orang Tua dalam Pengasuhan Anak di Era Digitalasi 5.0 yang bertempat di Gedung IBI setempat, Kamis (17/11/2022)

Hadir dalam kesempatan tersebut Perwakilan Ikatan Bidang Indonesia (IBI) Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas Kesehatan & KB Sampang dr. Abdulloh Najich, Perwakilan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan di Kabupaten Sampang serta seluruh Bidan yang tersebar di seluruh kecamatan.

Ketua Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Cabang Sampang Hj. Siti Aisyah menyampaikan bahwa IBI merupakan satu-satunya wadah tempat berhimpunnya seluruh bidan di seluruh Nusantara termasuk di Kabupaten Sampang.

Di Kabupaten Sampang, saat ini tercatat ada sebanyak 903 bidan aktif yang tersebar di seluruh kecamatan.

Pihaknya sengaja mengundang Ketua TP PKK Sampang untuk mengisi materi sebagai narasumber Seminar Peran Orang Tua dalam Pengasuhan Anak di Era Digitalasi 5.0.

Selain itu dalam kegiatan tersebut juga digelar Rakercab untuk menyusun kegiatan pengurus cabang selama Periode 2018-2023.

Pihaknya berharap kedepannya para bidan dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dengan lebih baik lagi kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen membangun IBI yang kuat dan tercapainya reformasi terkini bidan dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinkes dan KB Sampang dr. Abdulloh Najich mengajak para bidan di Kota Bahari untuk sama-sama menurunkan angka kematian ibu dan anak serta angka kasus stunting.

“Kepada para bidan, kita masih mempunyai tugas yang berat untuk menurunkan angka kematian ibu dan anak serta menurunkan angka stunting,” ungkapnya.

Kasus stunting menurutnya harus dicegah dari sejak mengandung sehingga tugas bidan adalah memberikan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat agar betul-betul bisa mengkonsumsi makanan dengan gizi yang berimbang.

Selain itu, pihaknya juga mengimbau para bidan di Kabupaten Sampang untuk terus menempuh pendidikan profesi.

Sementara itu, Ketua TP PKK Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi menyampaikan terima kasih atas pengabdian yang bekerja tidak mengenal waktu khususnya para bidan di Kabupaten Sampang.

Kerja bidan menurutnya sangat mulia terdepan melayani kesehatan masyarakat, terlebih saat ibu-ibu akan melakukan persalinan, di sinilah peran bidan sangat tinggi.

Umi Mimin juga mengajak para bidan agar terus mengasah ilmunya untuk dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan profesional dan bermartabat.

“Saya berharap ibu-ibu jadi bidan profesional dan bermartabat, salah satunya dengan taat beribadah, harus visioner, rela berkorban dan pantang menyerah dalam kondisi dan situasi apapun,” ucapnya.

Pihaknya juga menyampaikan banyak hal terkait peran orang tua dalam mengasuh anak di era 5.0 terlebih saat ini memasuki zaman digital.

“Sebagai orang tua harus betul-betul bersabar dan memberikan pemahaman yang baik agar nasehat yang diberikan kepada anak kita bisa didengarkan dan dilakukan,” ujarnya

Terakhir dalam kesempatan tersebut, Ketua TP PKK Sampang berharap melalui Rakercab IBI dapat menghasilkan rekomendasi – rekomendasi untuk memperkuat dan memperkokoh organisasi. (dhe)

Search