Ketua Dekranasda Sampang Resmikan Rumah Batik “Merras Parjhugeh” Banyuates

Ketua Dekranasda Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi saat membatik di sentra Merras Parjhugeh.
(Foto : Diskominfo Sampang)

SAMPANG – Kabupaten Sampang kini memiliki sentra kreatif baru, yakni Rumah Batik “Merras Parjhugeh” di Desa Jatra Timur, Kecamatan Banyuates, Kabupaten Sampang.

Batik Merras Parjhugeh memiliki keunikan tersendiri dalam proses pembuatannya, selain ditulis manual dengan canting, juga dikombinasikan dengan proses jumputan yakni proses mengikat kain dan dicelupkan dalam pewarna sehingga membentuk pola tertentu.

Selain menjadi produk budaya, Rumah Batik ini telah menyerap sejumlah tenaga kerja lokal dari desa setempat, hal tersebut disampaikan Fajar Sidiq selaku Camat Banyuates.

“Total kurang lebih ada 21 warga yang terlibat dalam produksi batik, diantaranya 5 orang pembatik, 4 penyolet/perwarna, 12 penjemur, ” ujarnya.

Ia berharap batik khas Kecamatan yang dipimpinnya ini dapat menjadi produk yang dikenal masyarakat secara luas.

“Saya ingin memperkenalkan secara luas produk-produk budaya dari Desa Jatra Timur Kecamatan Banyuates, ” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional) Kabupaten Sampang, Hj. Mimin Slamet Junaidi saat meresmikan Rumah Batik “Merras Parjhugeh” pada Rabu (16/11/2022) mengungkapkan dukungannya terhadap sentra batik baru tersebut.

Ia mengaku bangga Kabupaten Sampang memiliki perempuan-perempuan berdaya menghasilkan sejumlah produk yang memiliki nilai jual tinggi

Pihaknya berharap Rumah Batik tersebut dapat membuka kesempatan lebih banyak lagi untuk masyarakat yang ingin mendalami produk daerah.

“Mudah-mudahan dengan adanya Rumah Batik Merras Parjhugeh ini membuka peluang-peluang baru bagi masyarakat yang ingin mendalami batik dan membawa kesuksesan bagi rumah batik Merras Parjhuga,” tutupnya. (rsa)

Search