Kabupaten Sampang Untuk Pertama Kalinya Raih Penghargaan ODF

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang akhirnya meraih predikat sebagai Kabupaten ODF (Open Defication Free) atau Kabupaten bebas Buang Air Besar (BAB) sembarangan.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Herlin Ferliana kepada Bupati Sampang yang diwakili Sekretaris Daerah H. Yuliadi Setiawan, Selasa (25/5/2021) di Pendapa Trunojoyo.

Pada saat menerima penghargaan, Sekretaris Daerah (Sekda) setempat Yuliadi Setiawan mengaku sangat bersyukur karena Sampang menjadi Kabupaten ODF namun hal tersebut tak akan membuat pemerintah daerah jumawa atas capaian yang diraihnya saat ini.

Perhargaan tersebut diperoleh setelah Pemerintah Kabupaten Sampang sejak beberapa tahun terakhir terus mengedukasi dan merubah pola perilaku masyarakat di 186 desa dan kelurahan untuk sadar kesehatan lingkungan.

Tidak hanya itu, untuk meraih penghargaan tersebut, pemerintah setempat harus melewati tahap verifikasi oleh tim verifikator Provinsi Jawa Timur

“Pada kesempatan kali ini, kami hanya mengucapkan rasa syukur, hal ini terwujud berkat dukungan seluruh pihak, kedepan akan terus dikembangkan untuk mengajak masyarakat berpola hidup sehat,” ungkapnya.

Sekda Sampang mengakui untuk menjadikan Kabupaten berstatus ODF menurutnya tidak mudah namun begitu bukan berarti tidak bisa dilakukan. Hal itu harus dilakukan dengan upaya bersama untuk meraih satu tujuan.

“Oleh sebab itu sinergitas memang perlu dilakukan dan ahamdulillah wujud itu terasa dan sebagai bentuk apresiasi kami berkat kerja keras teman-teman semuanya,” ucapnya.

Penghargaan tersebut merupakan kerja keras seluruh pihak sehingga mendapatkan penghargaan dari Pemprov Jatim, pihaknya berharap ke depan semangatnya akan lebih jauh lagi dan dukungan Pemprov Jatim kami butuhkan sehingga kehadiran pemerintah selaku pelayan masyarakat betul terasa bagi masyarakat Sampang,.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim Herlin Ferliana menyampaikan jika raihan perhargaan karena lolos verifikasi sebagai kabupaten ODF diakuinya sebagai bagian dari proses menyiapkan lomba kabupaten sehat.

Pihaknya tidak memungkiri, raihan saat ini menjadikan Kabupaten Sampang menjadi Kabupaten ODF berada di urutan ke-18 dari 38 Kabupaten/kota di Jawa Timur dengan sebelumnya masih berada di urutan ke-26 di akhir tahun 2020 lalu.

“Saya memberikan apresiasi yang sangat luar biasa kepada Sampang, karena dengan medan yang relatif sulit dan anggaran yang tidak besar, sanggup memberdayakan masyarakat dengan melakukan upaya edukasi terhadap pola kebiasaan masyarakat untuk tidak BAB sembarangan,” ucapnya.

Dengan penghargaan tersebut, indikator untuk menjadi kota/kabupaten sehat sudah sebagian besar tercapai. Adapun Indikator untuk menjadikan Kabupaten Sehat yaitu masyarakat harus bisa berprilaku sehat, sarana dan prasarana harus mumpuni untuk menjadikan lingkungan sehat, dan fasilitas pelayanan kesehatannya harus disiapkan dengan baik. (dhe)