Hadiri Musrenbangnas 2022 Secara Virtual, Bupati Sampang Dukung Program Pemerintah Pusat

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi ditemani Kepala Bappelitbangda dan Kepala BPPKAD saat mengikuti kegiatan Musrenbangnas 2022.

SAMPANG – Hari ini secara virtual, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengikuti pembukaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional (Musrengbangnas) 2022 yang dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo, Selasa (4/5/2021).

Ikut serta mendampingi Bupati Sampang H. Slamet Junaidi di Pendopo Trunojoyo diantaranya Kepala Bappelitbangda Sampang Hj. Umi Hanik Laila, MM, Kepala Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) Sampang Saryono.

Dalam sambutannya, Presiden Jokowi mengatakan, pandemi COVID-19 telah memberikan pelajaran yang luar biasa untuk perencanaan pembangunan Indonesia. Menurutnya, sebaik apa pun perencanaan yang sudah dibuat, harus siap untuk melakukan perubahan secara cepat, juga menyesuaikan dengan tantangan dan peluang- peluang yang ada.

Namun begitu, Presiden Jokowi dengan menegaskan, yang tidak berubah dalam perencanaan pembangunan nasional adalah tujuan utamanya yaitu untuk kesejahteraan rakyat dan kemajuan bangsa.

“Rencana kerja pemerintah di Tahun 2022, tahun depan ini masih mengusung pemulihan ekonomi dan reformasi struktural,” ujar Jokowi saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan Nasional tahun 2021 di Istana Negara, Selasa (4/5).

Selain itu Jokowi juga mendorong agar pertumbuhan ekonomi dapat infklusif. Presiden ketujuh Republik Indonesia itu berharap pemerataan ekonomi di Indonesia dapat tercapai.

“Pertumbuhan ekonomi harus menjadi mesin bagi pemerataan pembangunan dan keadilan ekonomi baik antar daerah maupun antara desa dengan kota,” jelasnya.

Menanggapi sambutan Presiden Jokowi, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi diwakili Kepala Bappelitbangda Sampang Hj. Umi Hanik Laila, MM mendukung program pemerintah pusat dengan tema pemulihan ekonomi.

Pemerintah Daerah diminta untuk beradaptasi dan mengatasi kendala di tengah Pandemi Covid-19 yang seperti diketahui bersama belum diketahui kapan akan selesai.

“Tema yang disampaikan Presiden terkait pemulihan ekonomi dan reformasi struktural akan didukung penuh oleh Pemerintah Daerah,” pungkasnya. (dhe)