Gugus Tugas Covid-19 Lakukan Rapid Test Massal Terhadap ASN Sampang

Rapid Test massal yang digelar di lingkungan Pemkab Sampang.

SAMPANG – Gugus Tugas Covid-19 Sampang melakukan rapid test massal terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang, Rabu (17/06/2020).

Pemeriksaan rapid test massal tersebut dilakukan terhadap delapan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemkab Sampang yang bertugas dalam fungsi pelayanan.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang, Agus Mulyadi menyampaikan jika Pelaksanaan kegiatan rapid test masal dilingkungan Pemkab Sampang juga merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai penyebaran Covid19,

Beberapa ASN OPD yang di rapid diantaranya adalah Dinas Kesehatan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispenduk capil), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Dinas Perhubungan (Dishub) Sampang, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagprint), Kodim 0828 Sampang, Polisi Resort Sampang dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang.

“Tak hanya masyarakat saja yang dilakukan rapid test namun juga para pegawai yang berada di lingkungan Pemkab Sampang kita lakukan juga demi menjaga kesehatan dan deteksi dini,” ucapnya.

Pihaknya menghimbau kepada para ASN di lingkungan Pemkab Sampang agar untuk tetap mengikuti protokol kesehatan, dan apabila memang memiliki aktifitas diluar secara mendesak, harus menggunakan masker.

Terlebih lagi saat ini ada tenaga kesehatan di Kabupaten Sampang yang telah terpapar Covid-19 sehingga perlunya antisipasi ekstra agar penyebarannya bisa ditekan.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Bidang Pencegahan Satgas Covid-19 Kabupaten Sampang itu menyampaikan kepada pada As untuk tidak takut terhadap rapid test sebab hal itu hanya deteksi awal apakah ada gejala atau tidak twehadap reaksi Covid-19.

“Rapid Test tidak dijadikan patokan untuk seseorang dipastikan positif Covid-19 atau tidak namun hanya melihat ada reaktif atau tidak, jika reaktif baru akan kita lanjuti ke tahap SWAB,” tutupnya. (dhe)