Gubernur Khofifah Launching PP Darul Ulum Sampang Sebagai Ponpes Tangguh Covid-19

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggunting pita tanda launching Ponpes Tangguh.

SAMPANG – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melaunching Pondok Pesantren Darul Ulum Gersempal Kecamatan Omben, Sampang sebagai Ponpes Tangguh Covid-19, Rabu (10/05/2020).

Ikut hadir dalam pelaksanaan launching diantaranya Kepala Bakesbangpol Jawa Timur H. Jonathan Judianto, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Kapolres Sampang AKBP Didit BWS, S.I.K, Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum.

Selain melaunching sebagai Ponpes Tangguh, kedatangan rombongan tersebut juga membawa bantuan yang diantaranya 1000 masker, 2 sprayer elektrik, lysol 20 liter, 63 liter hand sanitizer, kacamata goggle 10 pcs, tempat cuci tangan, sarung tangan, hazmat dan sembako 200 paket.

Pengasuh PP Darul Ulum Gersempal Omben Sampang KH. Syafiuddin Abd Wahid menyampaikan bahwa pihaknya siap untuk menetralisir pondoknya dari penyebaran Covid-19.

Bantuan dari Pemprov Jatim untuk Ponpes Darul Ulum Gersempal Omben.

Terlebih lagi saat ini merupakan waktu kembalinya para santri sehingga diperketat sesuai protokol Covid-19 mulai dari pemakaian masker dan penjagaan di pintu masuk dengan pengecekan suhu badan.

“Kita mendukung upaya pemerintah dengan pembentukan Pondok Pesantren Tangguh untuk meminimalisir penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengapresiasi terhadap Gubernur Jawa Timur yang datang langsung melaunching Pondok Pesantren Darul Ulum sebagai Ponpes Tangguh Covid-19.

Kegiatan tersebut merupakan suatu bentuk kerja nyata yang dilakukan oleh Pemerintah dengan ikut melibatkan tokoh agama agar penyebaran Covid-19 tidak masuk dalam wilayah pesantren.

H. Idi bercerita kepada Gubernur Jawa Timur bahwa saat ini pihaknya terfokus dalam hal penanganan bagaimana bisa menekan angka pasien yang positif Covid-19.

“Kita sama-sama tidak ingin jumlah pasien positif Covid-19 bertambah oleh sebab itu sosialisasi dan edukasi bahaya Covid-19 juga dilakukan di Pondok Pesantren.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap para santri terlindungi dan diberikan kesehatan selalu dalam menempuh ilmu di Pondok Pesantren.

Keberadaan Ponpes Tangguh perlu dijadikan percontohan untuk yang lain karena dianggap mampu mencegah tersebarnya Covid-19 dengan cara memperketat pintu masuk ke pondok.

“Memang Covid-19 memakan banyak korban termasuk para pelaku ekonomi namun ada yang lebih penting dari income karena hal ini menyangkut dengan nyawa manusia,” ujarnya.

Kedepan, langkah yang dilakukan Pondok Pesantren Darul Ulum Gersempal dapat ditiru oleh Pondok lainnya dalam hal penerapan protokol kesehatan.

“Doakan semoga segera berakhir Pandemi Virus Corona yang terjadi di Indonesia, kedisiplinan diri merupakan suatu kunci untuk menekan tersebarnya Covid-19,” pungkasnya. (dhe)