Gelar Rakor, Sekdakab Dorong Baznas Sampang Optimalkan Kinerja

Rakor Baznas Sampang.
(Foto : Prokopim Pemkab)

SAMPANG – Sekdakab Sampang H. Yuliadi Setiyawan membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) di Aula Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang pada Senin (26/9/2022).

Rakor tersebut membahas perihal Optimalisasi Potensi Pengumpulan Zakat, Infak dan Sedekah yang bertemakan “Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI”.

Turut hadir Forkopimda Kabupaten Sampang, Kepala Kemenag Sampang, Wakil Ketua IV Baznas, Ketua MUI Kabupaten Sampang, Dewan Masjid Kabupaten Sampang.

Wakil Ketua IV Baznas, KH. Abd. Syakur Mahfud mengungkapkan rapat koordinasi merupakan upaya gebrakan dari Baznas Sampang, setelah selama beberapa tahun kebelakang kinerjanya terhambat pandemi.

“Adanya Covid-19 membuat Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kurang maksimal karena pembatasan sosial kita kesulitan berkoordinasi dan bergerak secara maksimal,” ujarnya.

Dampaknya pengumpulan zakat yang dilakukan Baznas masih belum mencapai target yang ditentukan oleh Baznas Pusat, hal tersebut diungkapkannya dalam Rakor.

“Kita punya nilai masuk zakat 2,5 Milyar tahun ini, namun hal ini belum mencapai target yang dipacu Baznas Pusat yakni 12,5 milyar,” ungkapnya.

Sekdakab Sampang H. Yuliadi Setiyawan saat menyampaikan sambutan.
(Foto : Prokopim Pemkab)

Disisi lain Sekdakab Sampang H. Yuliadi Setiyawan memberikan pengarahan tentang pentingnya Baznas meyakinkan masyarakat untuk menyalurkan zakatnya melalui Baznas Sampang.

“Yakinkan masyarakat bahwa Baznas ini merupakan badan yang dipercaya menyalurkan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan dan bisa amanah tersampaikan kepada masyarakat yang memang betul betul membutuhkan,” ujarnya.

Menurutnya Baznas perlu melakukan pendekatan-pendekatan untuk menjangkau masyarakat secara optimal sesuai dengan amanat Undang Undang Nomor 23 Tahun 2011 Tentang Pengelolaan Zakat.

“Lembaga Baznas sudah berjalan tapi memang belum optimal, belum bisa menjangkau masyarakat yang semestinya mendapatkan bantuan hal ini juga dikarenakan pengumpulannya belum maksimal, kita susun strategi yang tepat untuk mengumpulkan zakat dengan sebaik-baiknya sesuai perundangan yang berlaku,” jelasnya.

Terakhir Ia menegaskan Pemerintah Daerah siap mendukung kebutuhan baznas untuk memenuhi kebutuhan zakat masyarakat Sampang yang membutuhkan.

“Kami sebagai Pemerintah Daerah siap membantu kebutuhan Baznas untuk menyukseskan kebutuhan Zakat di Kabupaten Sampang,” tutupnya. (rsa)

Search