Gelar Pelatihan Kerja, Pemkab Sampang Fokus Tekan Angka Pengangguran

Peserta pelatihan kerja saat mempraktekkan menjahit.

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang kini tengah fokus menggelar pelatihan kerja terhadap masyarakat di Kabupaten Sampang, Madura, Senin (12/9/2022).

Program itu digalakkan guna menekan angka pengangguran pasca Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.

Melalui Kepala Seksi (Kasi) Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja DPMPTSP-Naker Sampang, Lutdfi mengatakan bahwa di tahun ini (2022) terdapat dua program pelatihan kerja untuk masyarakat Sampang.

Program yang pertama, kini tengah berjalan berjalan sejak 5 September 2022 lalu dan akan dilaksanakan selama 30 hari ke depan.

Adapun anggarannya senilai Rp 580 juta bersumber Dana Insentif Daerah (DID).

“Terdapat 7 jenis bidang pelatihan diantaranya, pelatihan menjahit, batik, desaind grafis, servis roda 2, las, membuat kue atau roti dengan jumlah peserta 125 orang,” ujarnya.

Kemudian program pelatihan ke dua akan digelar pada Oktober 2022 nanti dengan kuota peserta sebanyak 200 orang.

“Untuk yang Oktober ini dananya bersumber dari DBHCHT senilai Rp 2,4 miliar,” terang Lutdfi.

Lebih lanjut, dirinya berharap dengan digelarnya pelatihan kerja ini masyarakat dapat memiliki kemampuan untuk membuka usaha sendiri sebagai mana tujuan dari Pemkab Sampang.

Bahkan, peserta yang bersungguh-sungguh dapat memperoleh peralatan usaha seperti alat jahit, masak, dan sejenisnya pasca mengikuti pelatihan.

Namun dengan catatan membentuk kelompok setidaknya empat orang dan mengajukan permohonan ke dinas terkait.

“Harus mengajukan proposal dengan tembusan bapak bupati, kemudian diserahkan kepada Disnaker, Diskoperindag, atau ke Dinsos,” pungkasnya. (red)

Search