Forkopimda Tanam Pohon di Bantaran Kali Kemuning

SAMPANG – Dalam rangka memperingati hari lingkung hidup nasional tahun 2020, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sampang gelar apel penanaman pohon di Bantaran Kali Kamuning, Desa Pasean, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang serta penanaman 6000 pohon secara serentak di 14 kecamatan di Kabupaten Sampang, Jumat (10/1/2020).Dalam apel bersama penanaman pohon yang mengusung tema Hijau Sampangku, Subur Negeriku, dihadiri oleh Plh. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan, Kapolres Sampang AKBP Didit BWS, Kasdim 0828/Sampang Mayor Inf. Jupri, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait serta masyarakat setempat.Bertindak sebagia pimpinan apel, Plh. Sekda Kabupaten Sampang mengatakan gerakan penanaman pohon merupakan gerakan yang sangat mulia. Karena ketika berbicara konteks lingkungan, sesungguhnya tidak berbicara saat ini. Melainkan berbicara kepentingan generasi yang akan datang.

“Saya kira gerakan ini adalah gerakan yang sangat mulia. Karena ketika konteksnya kita bicara lingkungan sesungguhnya kita tidak bicara di kita, tetapi konteksnya adalah berbicara kepentingan anak cucu kita, ucapnya.

Lanjut, Yuliadi Setiawan, Ia menuturkan, jika hidup di masa sekarang tidak ada kepedulian terhadap lingkungan. Bagaimana lingkungan bisa terjaga dengan baik

“Kita upayakan lestari dengan baik, maka kemudian kitalah sesungguhnya yang paling berdosa. Banjir sesungguhnya tidak perlu terjadi, ketika kita juga bisa melaksanakan berbagai upaya-upaya dalam rangkaiannya untuk tidak terjadinya banjir,” tuturnya.

Yuliadi Setiawan menambahkan, kegiatan penanaman pohon dapat dijadikan kebersamaan momentum bahwa sesungguhnya pelestarian lingkungan hidup merupakan bagian dari ikhtiar dalam menjaga lingkungan.

“Hari ini sebetulnya adalah salah satu upaya kita, kebersamaan momentum untuk kita jadikan bahwa sesungguhnya pelestarian lingkungan hidup itu bagian dan upaya ikhtiar kita setiap saat, tidak hanya seperti ini,” imbuhnya.

Kemudian, Yuliadi Setiawan menghimbau kepada masyarakat agar peduli terhadap lingkungan dengan cara menanam pohon dan tidak menebangi pohon yang ada di sungai.

“Kami menghimbau dan mengajak utamanya masyarakat agar peduli terhadap lingkungan, jangan menebangi pohon yang ada di sungai, sehingga nanti terjadi longsor kemudian menjadi endapan,” himbaunya.

Yuliadi Setiawan berharap, turut serta kepala desa dan camat untuk melakukan sosialisasi terus-menerus bahwa lingkungan hidup menjadi bagian dari kewajiban untuk menjamin keberlangsungan hidup.

“Oleh karenanya, kepada kepala desa dan camat agar melakukan sosialisasi terus-menerus bahwa lingkungan hidup ini menjadi bagian kewajiban kita yang hidup saat ini, kemudian menjamin keberlangsungan hidup generasi kita di masa-masa yang akan datang,” harapnya.