Forkopimda Monitoring Kedatangan 61 TKI Malaysia di Posko Covid-19 Jrengik

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Wakilnya H. Abdullah Hidayat dan Forkopimda ketika melakukan monitoring di Posko Covid-19.

SAMPANG – Forum Koordinasi Pinpinan Daerah (Forkoimda) Kabupaten Sampang melakukan monitoring kedatangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dari Malaysia, Kamis (16/04/2020) dinihari di Posko Covid-19 Jembatan Timbang Jrengik.

Turut ikut melakukan monitoring kedatangan 61 TKI itu diantaranya Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati H. Abdullah Hidayat, Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo, S.I.K, Dandim 0828/Sampang Dandim 0828/Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum SE M.Si.

Pantauan di lapangan, TKI tersebut menggunakan belasan bus yang berisi rombongan dari seluruh Madura sehingga para penumpang yang berdomisili di Sampang turun di Posko Timbangan Jrengik.

Para TKI tersebut disambut hangat oleh Forkopimda Kabupaten Sampang dan kemudian melakukan pemeriksaan kesehatan oleh petugas medis setempat.

Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo, S.I.K mengatakan jika Forkopimda akan selalu all out untuk memberikan perlindungan bagi masyarakat Sampang.

Para TKI dari Malaysia ketika melakukan pemeriksaan kesehatan di Posko Covid-19 Jembatan Timbang Jrengik.

Khususnya terlebih kepada para perantau yang baru saja datang dari Malaysia itu sehingga kedatangan pihaknya ingin memastikan pemeriksaan kesehatan berlangsung dengan baik.

“Pemerintah hadir untuk memberikan perlindungan terhadap masyarakat kita khususnya mereka yang baru saja datang dari luar negeri, nantinya akan melakukan isolasi mandiri,” ucapnya.

Para TKI tersebut ditetapkan statusnya sebagai Orang Dalam Resiko (ODR) karena baru saja datang dari zona merah sehingga melalukan isolasi mandiri selama 14 hari dan dalam pengawasan puskesmas masing-masing.

Nantinya jika ada gejala yang terasa selama masa isolasi akan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengantisipasi pencegahan penyebaran Covid-19.

Para TKI yang tiba di Posko Jembatan Timbang Jrengik itu kemudian dijemput oleh masing-masing keluarga dan dengan instruksi Bupati Sampang juga memerintahkan Kepala Desa agar menjemput warganya. (dhe)