Cerita Bupati Sampang Saat Silaturahmi Virtual Bersama Mahfud MD dan Warga Madura se-Dunia

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat mengikuti silaturahmi virtual bersama Prof. Mahfud MD dan Warga Madura se-Dunia.
(Foto : Prokopim Pemkab)

SAMPANG – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menghadiri silaturahmi dengan warga Madura se-Dunia secara virtual, Sabtu (28/8/2021).

Silaturahmi yang digagas oleh Menkopolhukam Prof. Mahfud MD tersebut diikuti oleh berbagai unsur masyarakat Madura mulai dari akademisi, politik, dan para tokoh pejabat se Dunia yang tergabung secara virtual.

Prof. Mahfud MD menyampaikan bahwa pertemuan tersebut memang sengaja digelar sebagai sarana menyambung tali silaturahmi sekaligus saling berbagi gagasan untuk kemajuan Madura.

Tujuan silaturrahmi tersebut juga untuk menjalin komunikasi dengan Masyarakat Madura se Dunia baik di Arab Saudi, Amerika dan negara lainnya yang tergabung para tokoh, ulama.

Kemudian juga para Bupati dari madura tersebut saling menyampaikan apa yang sedang terjadi di Madura dan saran untuk kedepannya yang di ajukan kepada pak Mahfud Md dari keluh kesah yang ada di masyarakat Madura di wakili oleh masing-masing tokoh di Madura tersebut.

“Semua yang di inginkan oleh masyarakat Madura sudah ada orang nya semua baik pembangunan tol dan perencanaan yang lainnya, hasil diskusi ini dan usulan yang sudah tersampaikan tadi,” ungkapnya.

Foto : Prokopim Pemkab

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyambut baik pertemuan virtual yang digelar pada kesempatan tersebut sebab menjadi momentum yang baik bagaimana seluruh stakeholder asal Madura baik yang ada di Pusat maupun Luar Negeri bisa saling bahu membahu memikirkan kemajuan Madura.

“Kami mengajak kepada seluruh senior, baik yang memiliki jabatan di seluruh Indonesia maupun yang ditugaskan di luar negeri, termasuk adik mahasiswa yang suksss ketika selesai studynya mari membantu masyarakat kita,” ucapnya.

Pihaknya juga berpesan agar dalam memajukan Madura tidak boleh berpikir suatu kedaerahan namun harus menyingsingkan hal itu.

“Kita tidak boleh berpikir kedaerahan lagi, Sampang, Pamekasan, Bangkalan ataupun Sumenep, maka saya harap kepada para pejabat senior yang memiliki jabatan di Jakarta untuk bersama memikirkam Madura karena banyak yang perlu kita selesaikan seperti masalah-masalah sosial dan sejenisnya,” ungkapnya.

Di Sampang sendiri, pihaknya bercerita bahwa memiliki program beasiswa sahabat yang mana mencakup beasiswa pendidikan S1, S2 dan S3.

Selain itu, konflik sosial yang berkepanjangan saat ini ada progres yang baik sebab pengikut Tajul Muluk sudah kembali ke aliran Aswaja.

“Setiap masalah tidak akan mungkin tidak bisa diselesaikan, semoga kedepannya ada tindak lanjut dari acara ini agar intens dilakukan sehingga output yang ingin dicapai bisa terealisasi dengan baik,” tandasnya. (dhe)