Bupati Sampang Jawab Curhatan Masalah Air Bersih Saat Safari Ramadhan di Wilayah Perkotaan

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat dan Forkopimda.

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang kembali melanjutkan program Safari Ramadhan di Masjid Al-Istianah Jalan Rajawali Kelurahan Karang Dalam Kecamatan Sampang Kota, Selasa (20/4/2021).

Turut hadir pada kesempatan tersebut Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan, Wakil Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan, Forkopimcam Sampang Kota, Lurah dan Kepala Desa se Kecamatan Sampang Kota serta Tokoh Agama dan Masyarakat.

    Direktur PDAM Trunojoyo Dani Darmawan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sampang juga membawa rombongan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah untuk bercengkrama dengan masyarakat di bawah.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sampang menyampaikan bahwa momentum Safari Ramadhan dapat dijadikan ajang silaturahmi bersama masyarakat secara langsung.

Oleh sebab itu, meski di tengah Pandemi Covid-19 pihaknya tetap berkeinginan agar Safari Ramadhan tetap digelar dengan memperhatikan protokol kesehatan.

“Kita ingin bertemu langsung dengan masyarakat, selain itu juga menyerap aspirasi apa yang menjadi masukan dan harapan di desa dan kelurahan,” ucapnya.

Pada saat dialog dengan masyarakat, Bupati Sampang dicurhati masalah air bersih yang belum tersuplai dengan maksimal kepada masyarakat di wilayah perkotaan dan Jalan Sreseh – Pangarengan (Srepang) sebagai akses masyarakat di wilayah selatan.

Menanggapi hal tersebut, Haji Idi menyampaikan bahwa permasalahan air bersih suplai dari PDAM perlahan telah dibenahi.

Dibawah kepemimpinan Direktur yang baru, saat ini telah melakukan beberapa program untuk mengurai masalah karena antara suplai air dengan jumlah pertumbuhan masyarakat tidak seimbang.

“PDAM kita tekankan untuk melakukan evaluasi kemudian berinovasi, juga harus ada pengembangan sumber baru, oknum yang bermain disana juga harus dibinasakan,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur PDAM Trunojoyo Dani Darmawan menyampaikan bahwa di tahun 2021 membangun program tandon raksasa sebagai penyuplai air di wilayah perkotaan.

“Lokasinya di sekitar Pasar Sore Sampang, nanti akan dibangun disana dari dana sharing provinsi dan daerah, akan menampung air dari sumber di Gunung Maddah dan Sogian,” ungkapnya.

Pihaknya juga akan melakukan mapping pipa terkoneksi dan melakukan revitalisasi karena anggaran yang dimiliki PDAM terbatas. (dhe)