Bupati Sampang Hadiahi Beasiswa Hingga S3 Kepada Peraih Perunggu Kompetisi Matematika Internasional

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat menyerahkan reward.

SAMPANG – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyerahkan reward kepada Alvian Alif Hidatullah, Mahasiswa asal Kota Bahari peraih medali perunggu dalam ajang International Mathematic Competition (IMC) 2021, di Pendapa Trunojoyo, Jum’at (20/8/2021).

Reward tersebut sebagai bentuk apresiasi dari Bupati diantaranya uang tunai 5 juta kemudian beasiswa S2 dan S3 serta juga akan diberikan reward dari Yayasan Beasiswa Sampang Hebat Bermartabat senilai 20 juta yang akan diserahkan September mendatang.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi mengaku sangat bangga dengan raihan prestasi Alvian yang bisa mengharumkan nama Kabupaten Sampang di kancah internasional.

“Setelah mendapat beasiswa, kami harapkan prestasinya semakin meningkat, ini juga bagian dari upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM),” ucapnya.

Setelah menyelesaikan pendidikan, Haji Slamet Junaidi berharap para putra-putri terbaik akan kembali ke tanah kelahirannya untuk membangun Kabupaten Sampang.

“Sampang ini butuh orang pekerja dan pemikir, Alvian merupakan contoh anak yang berprestasi, Pemerintah Daerah disini hadir bagaimana mengakomodir anak-anak yang memiliki prestasi,” ungkapnya.

Pihaknya juga akan membantu keluarga dari Alvian mulai dari Ibu dan adik-adiknya jika memerlukan sesuatu agar menghubungi beliau.

“Jangan sungkan-sungkan bu, jika suatu saat butuh sesuatu bilang saja termasuk biaya sekolah adiknya Alvian, saya kasihkan nomor ajudan saya ya,” ucap Bupati Sampang sembari menyerahkan paket sembako.

Sementara itu, Alvian Alif Hidatullah mengaku sangat senang dengan perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Daerah melalui Bupati Sampang.

Dirinya juga terharu karena mengingat perjuangan almarhum bapaknya yang selalu memberikan motivasi kepada Alvian, dan momen ini dirinya merasa telah menunaikan janjinya untuk menjadi seorang yang berprestasi.

Almarhum Sohibul Anam meninggal dunia dua tahun yang lalu yakni 2018 dan semasa hidupnya paling getol memberikan semangat kepada Alvian untuk mengikuti kompetisi bahkan sempat mengantarkan Alvian ke Surabaya untuk ikut seleksi kompetisi matematika.

Alvian menceritakan bahwa dirinya merupakan salah satu delegasi dari Indonesia dalam olimpiade yang digelar secara daring. Delegasi Indonesia membawa pulang 15 medali yang terdiri dari tiga emas, enam perak, dan enam perunggu. Salah satu perunggu disumbangkan oleh alvian.

Mahasiswa Semester 7 di ITS itu menjelaskan jika dia terpilih untuk mengikuti IMC 2021 karena meraih perak pada ajak KN MIPA 2020. Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) meminta Alvian dan 17 peraih lainnya untuk ikut olimpiade di Bulgaria tersebut.

Alvian mengaku kesulitan untuk mengerjakan soal IMC tersebut namun dari delapan soal dia hanya bisa mendapatkan poin 14 dan empat soal dikerjakan pada hari pertama dan sisanya dilanjutkan keesokan harinya.

Dari delapan soal, hanya ada satu soal yang berhasil di jawab sempurna dan satu soal mendapatkan nilai separuh. Dari total 591 peserta delegasi 54 negara tidak ada yang bisa menjawab delapan soal secara sempurna. Paling tinggi nilai peserta 70 yakni perwakilan dari Hungaria.

”Jadi setiap peringkat peserta itu ada nilainya. Misalnya nilai 10 sampai 20 mendapat hadiah ketiga dan seterusnya,” terangnya.

Alvian memiliki cita-cita akan mendidik anak-anak di Kabupaten Sampang agar bisa memiliki prestasi di kancah nasional maupun internasional.

Dirinya siap melakukan bimbingan kepada adik-adik pelajar maupun mahasiswa yang berminat belajar lebih dalam ilmu matematika.

“Bismillah, saya niatkan juga untuk membantu dan membimbing para pelajar mahasiswa Sampang, semoga kedepannya akan muncul prestasi lain dari putra daerah di kancah nasional maupun internasional,” tandasnya. (dhe)