Bupati Sampang Didaulat Sebagai Keynote Speaker Podcast Nasional “Airlangga Forum”

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat mengisi podcast nasional Airlangga Forum.

SAMPANG – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi didaulat menjadi keynote speaker pada program Podcast Kebangsaan yang digelar oleh Airlangga Forum, Jum’at (21/5/2021).

Podcast tersebut mengambil tema “Makna Kebangkitan Nasional Dalam Menjaga Kerukunan Bangsa” dengan turut dihadiri secara virtual oleh narasumber lainnya diantaranya Lemdiklat Polri Brigjen. Pol. Dr. Juansih Dra, S.H., M.Hum, Ketua Badan Kerjasama dan Managemen Pengembangan Universitas Airlangga Dr. Eko Supeno., drs., M.Si.

Kemudian narasumber lainnya yakni Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas Airlangga Prof. Badri Munir Sukoco., Ph.D dan dipandu oleh Wadir III Sekolah Pasca Sarjana Universitas Airlangga Suparto Wijoyo.

Dalam podcastnya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bercerita bahwa Kebangkitan Nasional harus dimaknai dari berbagai sektor utamanya perekonomian serta menjaga kerukunan bangsa.

Tak hanya itu, pihaknya juga memiliki pekerjaan rumah untuk melakukan reformasi birokrasi dan mengharamkan jual beli jabatan pada pemerintahannya semenjak dilantik pada awal 2019 yang lalu.

“Kehidupan saya dulu hanya berbekal uang 26 ribu merantau ke Jakarta, setelah sukses sudah saatnya membangun Sampang,” ucapnya.

Haji Idi juga menegaskan bahwa konflik sosial yang terjadi di tahun 2012 menimpa Tajul Muluk beserta pengikut hingga menjadi trending Internasional saat ini sudah berangsur mereda.

Sebab dirinya dari awal pasca dilantik berkomitmen agar konflik tersebut bisa selesai pada kepemimpinannya, pasca dilantik saat itu langsung mendatangi pengungsian pengikut Tajul Muluk yang berada di Jemundo Sidoarjo.

“Saya datangi mereka, bicara dari hati ke hati alhamdulilah tanpa ada paksaan pun saat tahun 2020 mayoritas sudah kembali ke Aliran Aswaja,” ungkapnya.

Mantan Anggota DPR RI tersebut juga menyampaikan bahwa untuk memajukan Sampang telah melakukan berbagai upaya seperti halnya dengan menggalakkan program Desa Mandiri.

Dari 180 Desa di Sampang, pihaknya berharap akan muncul Desa Mandiri dengan usahanya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk melirik potensi-potensi yang ada di desa masing-masing.

“Seperti halnya di Desa Bira Tengah BUMDesnya saat ini mengelola Lantai Lon Malang bisa menghidupi banyak masyarakat sekitar karena mengurangi angka pengangguran, ini yang kita tekankan kepada seluruh Kepala Desa untuk inovatif,” pesannya.

Selain itu, Haji Slamet Junaidi juga mengungkapkan bahwa untuk membangun suatu daerah tidak bisa jika hanya mengandalkan APBD oleh karenanya segala bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan saat ini dialihkan untuk program yang memiliki manfaat untuk masyarakat banyak.

Seperti yang telah terealisasi misalnya revitalisasi beberapa taman di Kabupaten Sampang menggunakan dana CSR terbukti sukses bahkan yang dulunya sepi pengunjung saat ini membludak semisal Taman Bunga atau Adipuea yang saat ini memiliki berbagai fasilitas dan hiburan.

Selain itu, dana CSR juga diperuntukkan kepada masyarakat dan pelaku UKM dan IKM seperti halnya diberikan pelatihan Packaging kemudian bantuan pengeboran air yang dilakukan terhadap Mahfud salah satu petani melon sukses di Sokobanah.

“Kami memegang amanah yang berat dari masyarakat bagaimana selalu meniatkan untuk ibadah dan membuat program yang bermanfaat untuk masyarakat agar ketika suatu saat saya tidak menjadi Bupati ada kenang-kenangan yang diberikan untuk Sampang,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Sekolah Pasca Sarjana Universitas Airlangga Prof. Badri Munir Sukoco., Ph.D mengaku takjub dengan berbagai terobosan yang dilakukan oleh Bupati Sampang.

Menurutnya hal tersebut merupakan langkah bagus untuk memajukan suatu daerah perlunya suatu terobosan yang tidak biasa seperti halnya reformasi birokrasi.

“Saya rasa Sampang perlu sentuhan dari sosok seperti Bapak Bupati, melalui forum ini semoga hubungan antara Pemerintah Daerah Sampang dengan Universitas Airlangga kedepan akan semakin intens,” tutupnya. (dhe)