Bupati Sampang Beri Arahan Pengelolaan Dana Desa Kepada 180 Kades

Arahan Bupati Sampang H. Slamet Junaidi kepada 180 Kepala Desa.

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten setempat menggelar sosialisasi mekanisme pencairan dan pengelolaan dana desa tahun anggaran 2020 bertempat di Pendopo Trunojoyo Sampang. Rabu (12/02/2020).

Kegiatan tersebut dihadiri 200 peserta yang terdiri dari 10 tim dan 14 Camat,180 Kepala Desa, 5 Narasumber yakni, Bupati, Kapolres, Kejari, KPPN, pimpinan Bank BRI Sampang pendamping Desa, serta dari Ketua Pengadilan Negeri Kabupaten Sampang. Hadir Wakil Bupati Sampang H Abdullah Hidayat, Sekda Yuliadi Setiawan dan Kasdim Sampang.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan jika acara tersebut digelar untuk memberikan pemahaman tentang pengelolaan dana desa agar bisa dikelola dengan baik dan benar.

Dirinya mengatakan, di era kepemimpinannya dia mengajak para Kades fokus dalam memajukan desa karena dalam memimpin desa harus menggunakan hati agar mendapat keberkahan.

“Saya tidak mau bapak dan ibu kepala desa dijerat hukum, maka dari itu mari kita manfaatkan dana desa dengan sebaik-baiknya. Tidak usah mencari keuntungan yang banyak, karena tidak akan barokah. Jika kerja dengan ikhlas, meski hasilnya sedikit maka hasilnya akan barokah,” ujarnya.

Sosialisasi Pengelolaan Dana Desa TA 2020.

Orang nomor satu di Kabupaten Sampang itu menyayangkan, saat ini masih ada sejumlah desa yang belum siap menjadi desa mandiri. Sehingga, H. Idi, menekan para Kades se-Sampang harus memiliki terobosan agar menjadi desa berkembang dan mandiri.

H. Idi juga membuka rahasia bahwa selama ini masih ada kepala desa yang masih suka jalan-jalan dan sering tidak ada di rumah.

“Tanpa disadari, kami telah menempatkan orang-orang kami untuk memonitor pergerakan kepala desa, ada yang suka jalan-jalan,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Sampang Malik Amrullah menyampaikan jika pada tahun 2020 untuk Kabupaten Sampang mendapatkan kucuran Dana Desa sebesar Rp. 233.187.661.000 miliar, Alokasi Dana Desa Rp. 94.449.560.000 dan PDRD Rp. 4.13.200.000 miliar,

Pada tahun 2020 ini sebagaimana pada tahun sebelumnya bahwa penggunaan dana desa masih di prioritaskan pada empat hal. Pengembangan Usaha Milik Desa (BumDes) dan pengentasan stunting.

Adapun mekanisme pengajuan dana desa ada perubahan dari tahun sebelumnya dan tetap tiga tahap. Yakni, untuk tahap I sebanyak 20 persen, 40 persen tahap II dan tahap III 40 persen. Kalau untuk 2020 ini beda tahap I 40 persen dan tahap II 40 persen untuk tahap III 20 persen.

“Tujuannya untuk percepatan serapan. Sementara, kalau untuk ADD pengajuannya empat tahap yakni sekali pengajuan sebanyak 25 persen,” tambahnya.

Materi sosialisasi kali ini yakni, peran Kepolisian dalam pengawasan dana desa, Peran Kejaksaan dalam penanganan kasus penyalahgunaan dana desa, Penyaluran dana desa melalui Bank Umum dan Penjelasan teknis dalam pengelolaan desa. (dhe)