Bupati Sampang Awali Safari Ramadhan di Kecamatan Omben

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi saat memberikan sambutan di Masjid Ar-Rohmah, Desa Temoran, Kecamatan Omben.

SAMPANG – Setelah pada tahun sebelumnya absen karena Pandemi Covid-19, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi kembali melakukan Safari Ramadhan ke beberapa kecamatan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat dan tokoh agama.

Di hari pertama, Safari Ramadhan dilakukan di Masjid Ar-Rohmah, Desa Temoran, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, Kamis (15/4/2021).

Kegiatan diawali dengan pemberian santunan kepada anak yatim, kaum dhuafa, guru ngaji dan juga kepada takmir Masjid Ar-Rohmah di Desa Temoran dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut diantaranya Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz, S.I.K, Dandim 0828/Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum, Ketua DPRD Sampang Fadol, Forkopimcam Omben, Kepala Desa serta Tokoh Agama dan Masyarakat Omben.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sampang juga membawa rombongan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah untuk bercengkrama dengan masyarakat di bawah.

Dalam sambutannya, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan bahwa Safari Ramadhan merupakan rangkaian kegiatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang untuk melakukan serap aspirasi dari masyarakat.

Momen tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk berbaur dan menyapa seluruh lapisan tokoh masyarakat demi kokohnya harmonisasi sosial.

Mantan Anggota DPR RI itu menjelaskan jika kegiatan safari ramadhan merupakan kegiatan rutin tahunan yang tidak hanya sekedar digelar dengan seremonial buka puasa bersama melainkan untuk bertatap muka langsung dengan masyarakat dari berbagai kalangan dan menyerap aspirasi mereka.

Pihaknya juga menyampaikan bahwa pada tahun sebelumnya Pemkab Sampang harus absen melakukan Safari Ramadhan dikarenakan Pandemi Covid-19.

Namun pada tahun ini sekalipun masih di masa Pandemi Covid-19, pihaknya berkeinginan untuk tetap digelar kegiatan Safari Ramadhan sebagai sarana bersilaturahmi dengan masyarakat dan ulama di seluruh kecamatan.

“Kami ingin ada kebersamaan termasuk dengan para tokoh agama dan masyarakat karena tanpa keterlibatan semua pihak, kami tak akan bisa membangun Kabupaten Sampang seorang diri,” pungkasnya. (dhe)