Bupati Rilis Pencegahan dan Penanggulangan Virus Corona di Sampang

SAMPANG – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi melakukan press release terkait dengan pencegahan dan penanggulangan Virus Corona (Covid-19), Kamis (19/03/2020).

Press release tersebut digelar di Posko Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Virus Corona Kabupaten Sampang tepatnya berada di Gedung Kesenian setempat.

Turut serta dalam rilis tersebut segenap Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sampang mulai dari Kapolres, Dandim 0828/Sampang yang diwakilkan Kasdim, Kepala Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri serta perwakilan Anggota DPRD.

Dalam rilisnya di hadapan awak media, Bupati H. Slamet Junaidi menjamin Kabupaten Sampang akan aman dari penyebaran Virus Covid-19 atau Corona yang mana menjadi virus menakutkan di dunia saat ini.

“Alhamdulillah sementara sampai saat ini tidak ada yang dinyatakan positif virus Corona, jadi Kabupaten Sampang aman,” ujarnya.

Langkah awal pencegahan yang dilakukan Pemerintah Daerah setempat melakukan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Sampang.

Hal itu diharapkan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona dengan harapan seluruh elemen masyarakat mematuhi himbuan sehubungan mewabahnya virus Corona.

Kembali disampaikan H. Slamet Junaidi, Adapun langkah-langkah yang harus di cermati masyarakat, antaranya Waspada dengan orang sekitar yang sakit, tidak BB panik, mematuhi himbauan Pemerintah, menghindari perkumpulan lebih 30 orang atau lebih, tunda kegiatan dan hindari banyak orang, jaga kebersihan, sering berwudhu, dan sering pula selalu berdoa.

Dirinya mengimbau apabila mendapati keluarga sakit yang terindikasi Covid-19 segera memeriksakan ke Puskesmas terdekat. Lebih terpenting lagi adalah masyarakat agar tidak panik dan takut secara berlebihan.

“Semoga mewabahnya virus Corona atau disebut Covid-19 segera berakhir dan teratasi,” ungkapnya.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang Agus Mulyadi memberikan penjelasan hasil pemeriksaan yang dilakukan tim medis terkait penyebaran virus Corona.

Agus menyebut sebanyak 448 orang yang masuk dalam kategori Orang Dengan Resiko (ODR) virus Corona. Kemudian, 10 orang dalam pemantauan (ODP). Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan positif virus Corona tidak ada. (dhe)