Bupati dan Wabup Hadiri Paripurna Penyampaian Fraksi Raperda Perubahan APBD 2020

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat saat menghadiri rapat paripurna.

SAMPANG – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi dan Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat menghadiri sidang paripurna penyampaian pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap rencana peraturan daerah (Raperda) perubahan APBD Kabupaten Sampang Tahun 2020, serta jawaban Bupati terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi, Senin (07/09/2020).

Rapat paripurna tersebut dihadiri pula oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seluruh Pimpinan dan Anggota DPRD Sampang.

Ketua DPRD Sampang Fadol menyampaikan jika paripurna tersebut merupakan tindak lanjut dari sidang paripurna sebelumnya, dari hasil musyawarah dari tingkat fraksi-fraksi dan badan musyawarah.

“Sidang kali ini merupakan sidang paripurna dengan acara penyampaian pemandangangan umum fraksi-fraksi terhadap rencana peraturan daerah (Raperda) perubahan APBD Kabupaten Sampang Tahun 2020, serta jawaban Bupati terhadap pemandangan umum fraksi-fraksi,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan dalam pemandangan umumnya, dirinya mengucapkan terima kasih kepada ketua DPRD Sampang dan semua fraksi-fraksi yang telah menyumbangkan pemikiran dalam perubahan APBD 2020.

Pada prinsipnya, perubahan APBD dilakukan karena adanya ketidaksesuaian karena adanya perubahan penurunan karena dampak pandemi Covid-19, kedua tidak ada penambahan dana untuk kegiatan yang bersifat rutin atau personal perkantoran kecuali untuk pembayaran air dan belanja honorium atau jasa serta belanja lain yang bersifat wajib yang harus dipenuhi karena pada saat dilakukan dari alokasi anggaran belanja tersebut ikut terkena pengurangan.

Selain itu sesuai instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 5 tahun 2020 tentang prioritas penggunaan perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 Pemerintah Kabupaten Sampang pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 tetap memprioritaskan ketersediaan dana untuk penanganan covid-19, antara lain yang bersumber dari belanja tidak terduga dengan prioritas penanganan kesehatan ekonomi dan optimalisasi pelaksanaan penyediaan jaring pengaman sosial pada perubahan APBD Tahun Anggaran 2020 juga melakukan alokasi belanja tidak terduga sekitar 27% untuk belanja modal yang diarahkan pada program-program pembangunan yang bersifat formalitas dan strategis.

Perubahan Peraturan Bupati Nomor 75 tahun 2016 tentang penjabaran APBD Tahun Anggaran 2020 menyesuaikan dengan beberapa regulasi yang diterbitkan pemerintah pusat, Pimpinan dan anggota dewan secara umum terhadap saran dan pendapat yang disampaikan masing-masing fraksi DPRD pada prinsipnya akan saya perhatikan sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan.

“Akhirnya saya secara pribadi maupun pemerintah, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh rakyat menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang perubahan APBD Tahun Anggaran 2020. Semoga Allah selalu memberikan perlindungan kesehatan dan pengabdian kepada masyarakat,” harapnya. (dhe)