Bupati Bersama Forkopimda Tinjau Posko Covid-19 Beberapa Kecamatan

Bupati Sampang bersama Forkopimda ketika meninjau posko Covid-19 di Kecamatan Jrengik.

SAMPANG – Bupati Sampang H. Slamet Junaidi bersama Wakilnya H. Abdullah Hidayat dan rombongan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) melakukan pemantauan posko Covid-19 beberapa Kecamatan, Senin, (06/04/2020).

Kegiatan pemantauan Posko Covid-19 tersebut dimulai dari Kecamatan Torjun kemudian dilanjutkan ke Kecamatan Tambelangan dan di Kecamatan Jrengik yang juga diikuti Kapolres Sampang AKBP Didit Bambang Wibowo, S.I.K., Dandim 0828/Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum SE M.Si.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan jika pemantauan Posko Covid-19 di tingkat Kecamatan tersebut ingin memastikan kinerja para petugas di bawah berjalan dengan prima.

Salah satu hal yang ditekankan oleh Bupati Sampang terutama kepada para Satgas Covid-19 di tingkat Kecamatan agar selalu mengetahui pergerakan arus keluar-masuk warga dari luar daerah.

Pemantauan Posko Covid-19 ketika di Kecamatan Torjun.

Jika ada warga yang datang dari luar, maka mereka wajib melapor dan didata pada posko gugus tugas yang ada, untuk selanjutnya dilakukan karantina atau isolasi diri secara mandiri.

Sebab setiap posko baik di tingkat Kabupaten dan perbatasan serta di Kecamatan ditugaskan untuk mendata dan melakukan screening awal kepada para perantau dan warga Sampang yang baru datang dari zona merah.

“Kita bersama Forkopimda turun langsung ke bawah ingin memastikan jumlah ODR dan ODP ini didata dengan baik serta posko yang ada bisa betul-betul mendata dan melakukan screening para warga yang datang dari zona merah,” ucapnya.

Hal senada disampaikan oleh Dandim 0828/Sampang Letkol Arm Mulya Yaser Kalsum SE M.Si. bahwa dirinya bersama jajaran Forkopimda berkomitmen mendukung langkah Bupati yang semata-mata agar warganya tidak ada yang terpapar Covid-19.

“Alhamdulillah Sampang berada di zona hijau hingga saat ini, kita turun ke bawah agar jajaran kita tidak lengah untuk mencegah penyebaran virus yang berasal dari Wuhan China itu,” pungkasnya. (dhe)