Buka Musrenbang RKPD 2022 Tambelangan, Bupati Ingatkan Desa Untuk Berinovasi

Bupati Sampang H Slamet Junaidi saat memberikan sambutan.

SAMPANG – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sampang Tahun 2022 hari kedua digelar di Kecamatan Tambelangan, Selasa, (9/2/2021).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Sekdakab Yuliadi Setiawan, Perwakilan DPRD Sampang Dapil II Fauzan Adima, Kapolres Sampang, para Kepala OPD, Forkopimcam Tambelangan, Kepala Desa dan Toga serta Tomas setempat.

Tema Sentral yang dibahas pada dalam Musrenbang di Tambelangan itu “Peningkatan dan Pemerataan Pembangunan Infrastruktur dalam mendukung Pemantapan Pemulihan Ekonomi Menuju Sampang Hebat Bermartabat”

Camat Tambelangan Kiyatno dalam laporannya menyampaikan bahwa terdapat potensi kerajinan anyaman tikar daun pandan yang di kerjakan oleh pengrajin di Desa Biram.

Kerajinan tersebut sudah mewakili Indonesia pada pameran di Malaysia tahun 2018 kemudian Kecamatan Tambelangan juga memiliki potensi pariwisata di Desa Baturasang terdapat bukit yang mengandung fosfat dan dapat menjadi sarana panjat tebing.

Sementara itu, Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan bahwa Camat Tambelangan sebaiknya pro aktif dalam melakukan koordinasi dengan Dinas – Dinas terkait apabila terdapat permasalahan.

Kemudian, pembangunan infrastruktur pada Kecamatan Tambelangan ini akan dilakukan program betonisasi. Hal tersebut dilakukan mengingat kondisi tanah bergerak.

Bupati Sampang juga menjelaskan bahwa pokmas yang ada di Kecamatan sering kali berbeda dengan program Pemkab Sampang.

Perbedaan tersebut mengenai rancangan ataupun desain dari pembangunan jalan raya. Mulai dari peletakan drainase, ketinggian jalan, hingga dampak pengaliran air dari jalan tersebut.

“Sering kali pokmas tidak selaras dengan program dari Pemerintah Kabupaten Sampang, mulai dari perkiraan dalam drainase, ketinggian jalan, dan aliran air dari tingginya jalan,” ucapnya

Bupati berharap untuk kedepannya Kecamatan Tambelangan mampu mendapatkan bahan baku anyaman sendiri agar roda perekonomian berputar di daerah yang kemudian hasilnya dijual keluar.

“Pasalnya selama ini bahan baku daun pandan untuk tikar selalu impor dari Jawa, sehingga tidak murni dari wilayah Sampang, ini kita harapkan sudah tersedia disini sehingga tak perlu mengambil dari luar,” ungkapnya.

Pada sektor pariwisata di Desa Batu Rasang berupa panjat tebing, Bupati berharap adanya inovasi dalam pengembangannya agar inovasi ini berhubungan dengan dana yang dibutuhkan saat membangun wisata.

Seharusnya tidak hanya mengandalkan dana dari Pemerintah, melainkan dapat menggunakan dana desa atau semacamnya untuk permulaan yang kemudian untuk berkembang dilakukan droping anggaran dari Pemkab.

“Lakukan inovasi untuk pembangunan sektor pariwisata, karena terdapat Kecamatan lain di Kabupaten Sampang yang berinovasi menggunakan dana desa dalam pembangunan kemudian dikembangkan terus untuk mendapatkan income PAD,” ungkapnya

Beliau juga menegaskan bahwa Kecamatan wajib melakukan inovasi pembangunan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Terakhir sektor yang perlu diperhatikan dengan baik yakni pendidikan, H. Slamet Junaidi menginginkan pendidikan di wilayah Kecamatan Tambelangan semakin membaik dan merata.

“Sektor pendidikan harus diperhatikan dengan benar agar masyarakat mendapat pendidikan yang baik,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan bahwa seluruh Desa di Kecamatan Tambelangan akan mendapat hibah mobil siaga yang diperuntukkan bagi masyarakat. (dhe)