Buka Musrenbang RKPD 2022, Bupati Sampang Paparkan Lima Isu Strategis

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi ketika memberikan paparan saat Musrenbang RKPD 2022.

SAMPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Sampang untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 dan Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2019-2024 di Pendopo Trunojoyo, Rabu (24/3/2021).

Hadir pada acara tersebut Kepala Bakorwik
Bupati Sampang H. Slamet Junaidi, Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Kapolres Sampang AKBP Abdul Hafidz, S.I.K, Dandim 0828 Sampang Letkol ARM Mulya Yaser Kalsum, Kepala PN Sampang, Perwakilan Kajari Sampang, Ketua DPRD Sampang Fadol.

Kepala Bakorwil Madura saat memberikan sambutan secara virtual.

Kemudian hadir pula Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang H. Yuliadi Setiawan, Wakil Ketua DPRD Sampang, Kepala OPD dan Camat se Kabupaten Sampang, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat.

Musrenbang RKPD 2022 tersebut juga digelar secara virtual dengan diikuti oleh seluruh Organisasi Perangkat Daerah, Bappelitbangda seluruh Kabupaten se Madura, Organisasi Kepemudaan dan Kemasyarakatan di Kabupaten Sampang.

Bupati Sampang H. Slamet Junaidi menyampaikan jika ada beberapa isu strategis pada Musrenbangkab kali ini yang pertama sektor Infrastruktur yakni peningkatan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan secara komprehensif.

Kedua sektor ekonomi yakni melakukan peningkatan perekonomian daerah yang inklusif dan pengembangan kawasan perdesaan yang mandiri kemudian ketiga sektor Sumber Daya Manusia yakni peningkatan pembangunan SDM yang berkualitas dan berdaya saing.

Sektor keempat yakni tata kelola pemerintahan daerah dan desa yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada pelayanan publik kemudian yang Kelima peningkatan harmonisasi kehidupan bermasyarakat.

“Kondisi jalan kabupaten tahun per tahun yang dalam kondisi baik semakin meningkat sekitar 4 persen, kemudian jembatan 5 persen dari angka 60,62 persen di 2019 dan di 2020 ada di angka 65,16 persen,” ungkap Bupati Sampang.

Beberapa hal yang menjadi prioritas pembangunan di Tahun 2022 pertama peningkatan kualitas dan pemerataan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan kemudian kedua pemantapan pemulihan ekonomi melalui penguatan sektor unggulan dan peningkatan nilai tambah.

Ketiga yaitu peningkatan ketahanan sosial masyarakat melalui pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan dan sistem kesehatan serta sarana dan prasarana dasar.

Kemudian keempat peningkatan kualitas pelayanan publik melalui reformasi birokrasi dan inovasi daerah dan kelima peningkatan harmonisasi kehidupan sosial masyarakat.

“Tahun 2022 kita akan melakukan pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dengan akses sepanjang 7,40 kilometer dengan tujuan membuka daerah yang terisolir dan mengembangkan kita serta menghidupkan urat nadi baru perekonomian Kabupaten Sampang,” ungkapnya.

H. Slamet Junaidi mengungkapkan jika estimasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Tahun 2022 sebesar 220.983.263.690,35 dan Pendapatan Daerah sebesar 1.860.635.225.419,35.

Ketua DPRD Sampang Fadol dalam paparannya menyampaikan pokok-pokok pikiran DPRD Kabupaten Sampang diantaranya dari bidang pendidikan untuk dilakukan perbaikan sarana prasarana yang sudah tidak layak terutama di pelosok desa dan peningkatan kualitas tenaga pendidik serta memberikan beasiswa bagi siswa kurang mampu yang berprestasi.

Di Bidang Kesehatan, pihaknya menyampaikan jika pelayanan prima sangat diperlukan oleh masyarakat yang kurang mampu kemudian peningkatan sarpras kesehatan khususnya RS Ketapang agar bisa beroperasi secara maksimal untuk masyarakat Pantura.

“Kemudian pokok pikiran lainnya ada di bidang pemerataan pembangunan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, bidang layanan publik dan mental spiritual,” tandasnya. (dhe)