Angkat Kearifan Lokal, Ketua TP PKK Sampang Apresiasi Digelarnya “Madura Fashion Society”

Ketua TP PKK Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi saat menyampaikan sambutan.

SAMPANG – Sampang Model Management (SAMM) sukses menggelar acara Madura Fashion Society (MFS) dengan meriah di Pendopo Trunojoyo, Sabtu (27/02/2021).

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua TP PKK Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi, Wakil Ketua TP PKK Hj. Vanny Abdullah Hidayat, Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah, Perwakilan Kepala Dispora se Madura.

MFS yang digelar untuk pertama kalinya tersebut diikuti 14 desainer se Jawa – Madura dengan menonjolkan Fashion dan Batik Pulau Garam dengan yang dibawakan oleh Model Putra Daerah.

Batik Nuri Sampang dengan desainer Ibnu Irham Syah.

Founder Sampang Model Management (SAMM) sekaligus sebagai Ketua Pelaksana kegiatan Faqi Barero menyampaikan bahwa persiapan acara tersebut dilakukan dengan matang empat bulan yang lalu.

Menurut Faqi, Kegiatan tersebut sejatinya akan digelar di Pantai Lon Malang Kecamatan Sokobanah Sampang Minggu lalu namun karena pada saat itu ombak besar akhirnya di reschudle ulang dan diganti lokasinya.

“Tujuan kita tidak lain ingin mengenalkan Sampang dan Madura ke orang luar jika indah dan eksotis tidak seseram yang mereka bayangkan,” ungkapnya.

Pihaknya ingin Madura diakui oleh masyarakat luar jika industri fashion disini juga menggeliat.

Selain itu, Faqi ingin mengubah mindset bahwa industri fashion tidak cenderung buka-bukaan dan tidak aturan sehingga pada momen tersebut menjunjung kental kearifan lokal.

“Hadi ini kita menjadi saksi bahwa dunia fashion tidak se ekstrim yang dibayangkan, namun ada sisi positif dan menciptakan karya prestasi,” ujarnya.

Pihaknya menegaskan bahwa akan menggelar kegiatan Madura Fashion Society tersebut sebagai agenda rutinan tahunan nantinya.

Sementara itu, Ketua Umum TP PKK Sampang Hj. Mimin Slamet Junaidi mengapresiasi kreatifitas pemuda Sampang yang terus menggeliat dari berbagai sektor.

Walaupun di tengah Pandemi Covid-19, namun geliat seni dan budaya di Kabupaten Sampang terus menunjukan eksistensinya bahkan bisa mengundang pihak luar untuk beradu kreatifitas.

Even tersebut diharapkan juga menjadi ajang mencari potensi bakat anak muda di bidang model dan fashion dan sebagai wadah agar menyalurkan ke hal positif.

“MSF sangat luar biasa, selain itu kita melihat juga bahwa mengangkat batik lokal sehingga semakin dikenal oleh publik,” ucapnya.

Haji Mimin menyampaikan bahwa pemuda harus terus berkontribusi untuk Pembangunan SDM sebab Pemerintah Daerah akan terus mensupport kegiatan yang dampaknya positif.

Sekedar diketahui, even tersebut diikuti oleh belasan desainer ternama diantaranya Agus Sunandar, Joko SSP, Imam Mustafa, Ibnu Irham Syah, Kikana Rahman dan lainnya. (dhe)