Kementerian ESDM, Bersama Wakil Bupati Sampang Menyerahkan Bantuan Sumur Bor Air Bersih.


Diskominfo – Sampang
28 Februari 2019, di Desa Temoran Kecamatan Sampang Telah dilaksanakan Penyerahan Sumur Bor air Bersih oleh Direktur Pembinaan Pengusahaan Batubara, Ir. Muhamad Hendrasto, M.Sc.; Dihadiri Oleh Wakil Bupati Sampang H. Abdullah Hidayat, Wakil Bupati Pamekasan Ra. Ja’i Camat Omben dan Forkopimcam kecamatan Omben, para Kyai dan Tokoh Masyarakat dan Kepala Desa Temoran. kegiatan tersebut merupakan Program Badan Geologi, Kementerian ESDM pada tahun anggaran 2018 di wilayah Provinsi Jawa Timur. Penyerahan sumur bor pada 3 Kabupaten yaitu Kabupaten Sampang, Kabupaten Bangkalan dan Kabupaten Pamekasan yang dalam hal ini dipusatkan di lokasi sumur bor Desa Temoran, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang.
Dalam Sambutannya H. Abdullah Hidayat memaparkan agar dengan adaya bantua sumur bor yang di berikan secara gratis semoga bisa di gunakan dan di manfaatkan dengan sebaik baiknya, dan menjaga bantua ini dan nantiknya bisa ada bantuan lagi,terangnya. Wakil Bupati menambahkan untuk penerima bantuan agar bisa merawat bersama sama dengan baik dan ada rasa memiliki.

Penyerahan ini menandakan bahwa sumur bor yang telah dibangun pada tahun 2018, dapat secara penuh digunakan oleh masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air bersih. Penyerahan ini juga dimaksudkan sebagai bahan sosialisasi kepada masyarakat bahwa pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian ESDM, bekerjasama dengan pemerintah daerah memiliki program yang pro terhadap kesejahteraan masyarakat, yaitu pengentasan daerah sulit air bersih melalui pengeboran air tanah dalam. Dimana beberapa
daerah di wilayah Provinsi Jawa Timur masih mengalami permasalahan penyediaan air bersih karena kondisi alamnya. Pada Tahun 2018 Kementerian ESDM telah menganggarkan sebanyak 506 unit sumur bor yang tersebar di seluruh Indonesia, diantaranya adalah 4 unit sumur bor di Provinsi Jawa Timur yang akan diserahkan pada pagi hari ini, yaitu di:
– Desa Temoran, Kec. Omben, Kabupaten Sampang;
– Desa Tambaan, Kec. Camplong, Kabupaten Sampang;
– Desa Alas Kembang, Kec. Burneh Barat, Kabupaten Bangkalan;
– Desa Tlonto Raja, Kec. Pasean, Kabupaten Pamekasan;
Anggaran pembangunan empat sumur bor tersebut adalah 1,6 Milyar rupiah.
Sumur-sumur bor tersebut memiliki spesifikasi:
– Kedalaman: 70 s/d 100 m
– Pompaselam: 2,99 PK
– PembangkitGenset: 10kVA
– Reservoir (bak penampung): 5000 L
– BangunanRumahGenset: 1 Unit
– Debit rata-rata: 1,6liter/detik
– Kapasitas layanan setiap sumur bor mencapai 2360jiwa

Program penyediaan air bersih melalui pengeboran air tanah dalam yang sudah dimulai sejak awal tahun 2000-an ini, terhitung dari tahun 2005 s/d 2018 sebanyak 2288 unit
sumur bor dapat dibangun untuk melayani kurang lebih 6,6 juta jiwa masyarakat daerah sulit air bersih yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Seiring dengan keberhasilan program ini dalam mengentaskan permasalahan air berih di daerah sulit air, Kementerian ESDM berupaya terus menambah anggaran program ini agar dapat menjangkau masyarakat di daerah sulit air yang lebih banyak. Dimana jumlah daerah sulit air bersih di Indonesia, baik karena langkanya sumber air bersih atau karena kualitasnya yang kurang baik, masih cukup banyak, yang ditandai dengan masih banyaknya permintaan bantuan sumur bor air tanah dalam dari berbagai wilayah di Indonesia. Pada tahun anggaran 2018, Kementerian ESDM telah mencapai target dalam membangun sumur bor yaitu sebanyak 506 unit di seluruh wilayah Indonesia, jumlah tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2017.(why)