SOSIALISASI JALUR SATU ARAH KHUSUS RODA 4/MPU/BUS/TRUCK

SAMPANG – DISKOMINFO
Anggota Forum LLAJ Kabupaten Sampang pada Kamis (12/7) bertempat di Ruang Pertemuan Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang telah melaksanakan Rapat yang membahas mengenai Manajemen Rekayasa Lalu Lintas Perubahan Arus 1 arah di Kabupaten Sampang.

Maksud dari di jadikannya jalur  1 arah khusus roda 4/MPU/bus/truck adalah Volume Lalu Lintas Harian rata-rata (kajian dari konsultan Bappelitbangda), Semakin meningkatnya volume taxi gelap terutama pada route tertentu dan pada ahari pasaran, Analisa bangkitan/tarikan lalu lintas, Analisa hambatan samping lalu lintas (jumlah PK 5 (Pedagang Kaki 5) maupun jumlah toko yang tidak mempunyai lahan parkir) dan mayoritas menempati JL. Bahagia di beberapa segmen sudah berkategori E (buruk), berdasarkan hasil survey pergerakan AT diperoleh kesimpulan lalu lintas yang ramai di sepanjang jalan protokol di karenakan ada kepentingan ke Surabaya atau ke Pamekasan sehingga melintas di kota Sampang.

Sesuai hasil pembahasan oleh Tim Evaluasi anggota Forum Lalu Lintas Kabupaten Sampang yang di tanda tangani oleh perwakilan dari Sekretaris Daerah Kabupaten Sampang, Kepala Bidang Perhubungan Darat, Kepala Seksi Lalu Lintas, Kepala Seksi Teknik Sarana Prasarana dan Kepala Seksi Angkutan dan Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Sampang, Satpol PP dan Damkar Kabupaten Sampang, KBO Lantas Polres Kabupaten Sampang, Dinas PUPR Kabupaten Sampang, UPT LLAJ Bangkalan, Dinas Perindagprin Kabupaten Sampang, Kecamatan Sampang, Dinas Kominfo Kabupaten Sampang, Dinas Koperasi UMKM dan Naker Kabupaten Sampang dan UPT. PJJ Bina Marga Kabupaten Sampang  telah mengkaji dan membahas terhadap dokumen kajian Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Kabupaten Sampang bahwa :

  1. Perubahan arus Lalu Lintas yang semula 2 arah menjadi satu arah khusus roda 4 atau lebih yaitu JL. Bahagia – JL. Imam Ghazali, JL. Raya Kramat, Jl. Rajawali II, JL. Teuku Umar dan JL. Sikatan;
  2. Pemberlakuan jam masuk truck dan bus pariwisata dari arah Omben menuju ke Surabaya melalui JL. Panglima Sudirman supaya d cabut sehingga bus/truk di arahkan ke selatan melalui JL. Hasyim Ashari – JL. Trunojoyo – JL. Agussalim (Tanglok) belok kanan JL. Makboel – Jl. Mangkubumi – JL. Rajawali III – lanjut ke Pangarengan – Torjun (Simpang Tiga Krestal);
  3. Melarang khusus kendaraan Bus (AKAP & PARIWISATA) & Truck dari arah Pamekasan menuju Surabaya yang semula melewati JL. Agussalim – JL. Syamsul Arifin – JL. Rajawali II dialihkan melewati JL. Makboel – Jl. Mangkubumi – JL. Rajawali III – lanjut ke Pangarengan – Torjun (Simpang Tiga Krestal);
  4. MPU dari arah Surabaya ke Omben yang semula lewat JL. Bahagia di alihkan ke JL. Rajawali I – JL. Syamsul Arifin, belok kiri JL. Trunojoyo – Monumen – belok kanan JL. Merapi – Omben;
  5. Rambu larangan khusus roda 4/lebih di simpang 3 JL. Rajawali III ke arah utara;
  6. JL. Kramat satu arah ke selatan sampai JL. Rajawali II (perlu rambu larangan dan petunjuk) khusus R4;
  7. Merubah Pintu Masuk Terminal menjadi Pintu Keluar begitu juga sebaliknya;
  8. Truk dari Pamekasan ke Omben melewati JL. Dipenogoro – JL. Makboel – JL. Rajawali II – JL. Rajawali I – JL. Imam Ghazali – Jl. Jamaluddin – Jl. KH. Wahid Hasyim – JL. Panglima Sudirman – JL. Imam Bonjol – arah ke Omben
  9. Truk dari Pamekasan – ke Ketapang melewati JL. Diponegoro – JL. Makboel – JL. Rajawali II – JL. Rajawali I – JL. Imam Ghazali – JL. Jamaluddin – JL. Jaksa Agung Suprapto –  Jl. Kusuma Bangsa – arah ke Ketapang;
  10. Larangan Putar Balik bagi kendaraan R4 di ruas JL. KH. Wahid Hasyim
  11. Sosialisasi selama 3 bulan oleh Dinas Perhubungan dan Satlantas Polres Sampang di mulai hari Senin tanggal 16 Juli 2018.

Sementara itu dari pihak Satlantas Polres Sampang menyetujui perubahan arus lalu linta tersebut dan apabila ada pelanggaran selama 3 bulan setelah sejak tanggal di tetapkan maka akan ditindak sesuai dengan UU nomor 22/2009 tentang LLAJ.